/
Jum'at, 30 Desember 2022 | 14:42 WIB
Syahrini bantu Verrell Bramasta. - (Instagram/@bramastavrl)

"Polisi-polisi di Tokyo awalnya juga susah bantu, terkesan hopeless. Giliran google nama baru dibantu. Itu pun juga udah tiga jam ditanya bolak-balik untuk verifikasi dengan language yang sangat besar," terang Verrell Bramasta.

Ia pun mengeluhkan pengalaman pahitnya tersebut, yang terjadi tak lama setelah ia sampai di Jepang.

"Baru landing semalem, kurang istirahat, sampai sini niat liburan malah dicopet," tulis Verrell. "Udah berjam-jam di kantor polisi Shinjuku. Astagfirullahalazim ada saja cobaan."

Load More