Belakangan, permainan latto-latto kembali diminati oleh berbagai kalangan, terutama oleh anak kecil.
Hampir di setiap lokasi pastinya Anda sempat melihat beberapa bocah memainkan permainan berbentuk bola dengan nama latto-latto ini.
Suara benturan antar bola yang begitu khas, membuat banyak orang dapat dengan cepat mengidentifikasi permainan latto-latto tersebut.
Tetapi rupanya, tidak setiap orang merasa baik-baik saja ketika mendengar latto-latto ini dimainkan oleh para bocil.
Misalnya saja seperti curhatan pemilik akun TikTok @akmallwahyu berikut ini yang jenuh bahkan merasa risih dengan permainan latto-latto.
"Libur kuliah pengen tenang eh malah teketekketeketek. Lokasimu gimana lur?" tulis @akmallwahyu pada caption.
Dikutip dari laman Hitekno, cowok tersebut ternyata mengeluhkan suara latto-latto yang sangat berisik. Bocah cilik (bocil) pemain latto-latto itu cukup jago sehingga bunyi benturan bandul plastik terdengar keras dan lama.
Pengguna TikTok lain bernama @why.me020 juga mengeluhkan hal yang sama. Ia menjumpai bocil yang memainkan latto-latto di stasiun.
"Tahu tempat lah anj*r," kata @why.me020. Netizen lain juga merasa terganggu karena bocil latto-latto sekarang ada di berbagai tempat umum seperti mal, stasiun, hingga warung makan.
Baca Juga: Selidiki Penemuan Mayat Termutilasi di Bekasi, Polisi Langsung Olah TKP, Apa yang Ditemukan?
Sebagai informasi, mainan ini mempunyai banyak nama (tergantung wilayah) yaitu tektek, toktok, latto-latto, atau etek-etek.
Disebut sebagai tektek atau toktok karena mainan itu akan menimbulkan bunyi "tek" atau "tok" saat saling dibenturkan.
Generasi 80-an dan 90-an cukup akrab dengan mainan ini. Kita harus membenturkan dua bola plastik sehingga mereka akan bergerak seirama.
Pemain yang jago biasanya dapat membenturkan dua bola plastik padat sampai ke arah atas berulang kali dalam waktu lama.
Postingan video mengenai cowok yang mengeluhkan suara berisik dari bocil latto-latto tersebut berhasil viral setelah ditonton lebih dari 3 juta kali dan memperoleh 219 ribu tanda suka. Unggahan video viral itu memancing beragam komentar dari warganet.
"Gue tadi ke mal juga dengar nih bunyi latto-latto," kata salah seorang warganet.
"Please butuh info daerah yang bebas virus latto-latto," komentar warganet lain.
"Libur gue dihantui latto-latto (emoticon menangis)," balas warganet lainnya.
"Nggak kuat, stres banget dengar bunyinya," curhat akun lain.
"Sekarang alarm pagiku adalah latto-latto," tulis warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Soal Kabar Aurel Hermansyah Diabaikan Gen Halilintar, Ashanty: Masa Diberitakan Kayak Gitu
-
Jetour T2 Raih Dua Penghargaan di IIMS 2026
-
DPRD DKI Dorong Penertiban Manusia Gerobak: Tidak Hanya Digusur, Tapi Diberi Pelatihan Agar Mandiri
-
Prambanan Shiva Festival: Ketika 1.008 Dipa Menyatukan Spiritualitas, Budaya, dan Pariwisata Global
-
Tangani Karhutla, Pesawat Bikin Hujan Buatan Segera Mendarat di Riau
-
Menikmati Keaslian Kuliner Thailand di Jakarta: Dari Khao Soi hingga Khao Nieo Mamuang
-
Jokowi Mau UU KPK Kembali ke Versi Lama, Eks Penyidik: Publik Tak Butuh Gimick
-
Febri Hariyadi Resmi ke Persis Solo Demi Misi Penyelamatan Laskar Sambernyawa
-
Siaga di Parangtritis, SAR Antisipasi Lonjakan Wisawatan Padusan Jelang Ramadan 2026
-
Jejak Jokowi soal UU KPK Terbongkar, 5 Fakta Bantah Klaim Lempar Tangan