Perilaku Ferry Irawan terhadap Anggia Novita, mantan istrinya, ternyata diulangi pada istrinya saat ini, Venna Melinda.
Selain kembali melakukan KDRT, Ferry Irawan juga disebut seperti anak kecil oleh Venna, sama seperti komentar yang diberikan Anggi beberapa waktu lalu.
Hal itu diungkapkan Venna Melinda ketika mengobrol dengan seksolog Zoya Amirin. Ia curhat betapa seringnya Ferry Irawan meminta berhubungan suami-istri dan akan ngamuk jika tak dituruti.
Bagi perempuan 50 tahun itu, tak mungkin hubungan badan bisa dilakukan setiap hari, tetapi demi menuruti permintaan Ferry Irawan, mereka melakukannya satu sampai dua kali sehari. Sebab, jika Venna menolak, Ferry akan mengamuk seperti anak kecil.
"Kalau aku enggak ready, misalkan nunda, lagi ini, lagi ini, widih, ngamuknya ya Allah. Bener-bener ngamuk sejadi-jadinya itu yang betean, kayak anak kecil yang enggak dapet permen," ungkap Venna Melinda.
Kesan serupa terhadap laki-laki 45 tahun itu pun pernah disampaikan Anggi sang mantan istri saat curhat ke Maia Estianty beberapa waktu lalu.
Anggi mengaku sudah sangat lelah berumah tangga dengan Ferry Irawan kala itu lantaran sang aktor, kata Anggi, suka bertingkah seperti anak kecil.
"Kayak anak kecil banget, apa-apa cemburu, apa-apa marah, apa-apa minta diladenin, capek ya karena saya kerja bener-bener kerja, saya punya kantor sendiri, punya anak buah juga. Kadang-kadang saya udah capek di kantor, sampai rumah begitu," ungkapnya.
Ia juga menceritakan bahwa Ferry Irawan sering berlaku kasar membanting pintu, menonjok, hingga menodongkan pisau sambil mengatakan, "Kita mati bareng sekarang ya."
Baca Juga: 10 Tradisi Unik Imlek di Indonesia, Makan 7 Jenis Sayuran Hijau
Namun, setelah itu, Ferry Irawan selalu menangis ketika Anggi sudah tak mampu lagi meladeninya dan menyatakan ingin pisah.
"Dia selalu nangis, 'Saya mau sama kamu, usir saya kamu tega.' Terus mau bunuh diri. Dia pergi ke deket jendela kamar," jelas Anggi.
Diberitakan sebelumnya, baru 10 bulan menikah, Ferry Irawan dilaporkan Venna Melinda ke Polres Kediri Kota atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga KDRT). Laporan tersebut kemudian dilimpahkan ke Polda Jawa Timur.
Direskrimum Polda Jawa Timur Kombes Pol Totok Suharyanto mengatakan, saat membuat laporan, Venna Melinda juga membawa barang bukti, yakni handuk dan pakaian yang dikenakan ketika peristiwa tersebut terjadi. Kedua barang tersebut berlumuran darah.
"Untuk barang bukti saat ini hanya handuk dan pakaian yang dipakai oleh pelapor. Saat ini juga masih visum. CCTV juga ada," kata Totok Suharyanto kepada awak media, Senin (9/1/2023).
Totok mengatakan, peristiwa KDRT yang dialami Venna Melinda terjadi di sebuah hotel di Kediri, Minggu (8/1/2023).
Hidung Venna Melinda mengalami luka hingga berdarah. Disebutkan bahwa Ferry Irawan menekan hidung istrinya sampai mengeluarkan darah.
Pada polisi, Venna Melinda juga menerangkan bahwa Ferry Irawan memang kerap mengancam kekerasan fisik padanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123