Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

Rabu, 16 September 2026 | 08:11 WIB
Jepretan Layar Kapal Virgo Transport 8
  • Lima ABK KM Virgo Transport 8 selamat setelah terombang-ambing selama sembilan jam di Laut Jawa akibat kapal tenggelam.
  • Korban bertahan di tengah laut sejak Minggu dini hari dengan berpegangan pada satu tabung LPG kosong.
  • Sebuah kapal tunda yang melintas berhasil mengevakuasi para korban pada pukul 10.00 Wita di lokasi kejadian.

Suara.com - Lima anak buah kapal (ABK) KM Virgo Transport 8 harus berjuang melawan gelombang Laut Jawa selama hampir sembilan jam setelah kapal yang mereka tumpangi terbalik dan tenggelam. Dalam situasi darurat itu, mereka bertahan hidup hanya dengan berpegangan pada satu tabung LPG kosong berukuran 3 kilogram.

Salah seorang ABK yang selamat, Akmal, menceritakan bahwa dirinya bersama empat rekan lainnya terjun ke laut setelah kapal mengalami kecelakaan pada Minggu (13/9/2026) dini hari.

Saat berada di tengah laut, mereka tidak menemukan sekoci maupun rakit penyelamat yang bisa digunakan. Satu-satunya benda yang dapat membantu mereka tetap mengapung adalah tabung LPG kosong yang ditemukan di sekitar lokasi.

"Kami lima orang pegang satu tabung LPG. Tabung LPG tiga kilo yang kosong," ujar Akmal di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Selasa (15/9/2026), dikutip dari Antara.

Menurut Akmal, mereka mulai terombang-ambing di laut sekitar pukul 01.00 Wita. Pertolongan baru datang sekitar pukul 10.00 Wita ketika sebuah kapal tunda melintas dan mengevakuasi mereka.

Selama hampir sembilan jam, kelima ABK bertahan bersama menghadapi ombak di perairan Laut Jawa sambil terus berpegangan pada tabung gas tersebut.

Setelah berhasil diselamatkan, Akmal melihat sejumlah korban selamat maupun korban meninggal berada di atas kapal tunda. Namun, ia tidak mengetahui secara pasti bagaimana kondisi para korban sebelum dievakuasi dari laut.

Akmal juga mengungkapkan bahwa KM Virgo Transport 8 tenggelam dalam waktu sangat cepat. Menurutnya, kapal tiba-tiba miring sebelum akhirnya karam hanya dalam hitungan menit.

Ia mengaku tidak merasakan tanda-tanda awal yang menunjukkan adanya masalah pada kapal. Tidak ada guncangan yang mencurigakan maupun suara air masuk ke dalam kapal sebelum insiden terjadi.

Sebelumnya, sejumlah penumpang juga menyebut tidak ada alarm atau peringatan yang terdengar sebelum kapal miring. Kesaksian lain menyebut sebagian penumpang terbangun ketika kondisi kapal sudah dalam posisi tidak stabil.

Hingga kini, proses pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih terus dilakukan oleh tim SAR bersama unsur TNI AL dan pihak terkait.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com