Perbincangan mengenai jenis kelamin Bunda Corla belakangan menjadi sorotan usai Nikita Mirzani dan pengacara Farhat Abbas menuduhnya sebagai transgender.
Bunda Corla sendiri memilih untuk bodo amat dan tak menanggapi tuduhan tersebut. Kendati demikian, seorang wanita yang mengaku sebagai teman Bunda Corla angkat suara.
Lewat akun TikTok @shatinika, ia secara terang-terangan memberikan kesaksian terkait jenis kelamin Bunda Corla sebenarnya.
Wanita yang diketahui bernama Riyanti itu menyebut bahwa jenis kelamin Bunda Corla adalah perempuan.
"Saya adalah salah satu orang yang berani meyakinkan kalian, bahwasanya Bunda Corla itu adalah bukan laki-laki tetapi perempuan 100 persen," terangnya, dikutip pada Kamis (26/1/23).
Karenanya, ia meminta para warganet untuk tidak mengatakan lagi bahwa Bunda Corla adalah seorang laki-laki.
"Jadi tolong ya, jangan lagi bilang bahwa Bunda Corla itu adalah laki-laki, tetapi perempuan. Karena saya mengenal masa remajanya Bunda Corla, di mana, dan bagaimana, oke?" sambung Riyanti.
Di unggahan terpisah, Riyanti menuturkan jika dirinya dan Bunda Corla memiliki perbedaan usia yang tidak begitu jauh.
"Saya dan Bunda Corla terpaut usia 2 tahun. Saya kelahiran tahun 76, Bunda Corla kelahiran tahun 74," ungkap Riyanti.
Baca Juga: Nasdem Kunjungi Sekber Gerindra-PKB Siang Ini, PKS Santai: Tak Perlu Izin
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga
-
Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam