Baru-baru ini Mbak Lala, pengasuh Rafathar, menuai kritik pedas lantaran video siaran langsungnya di Tiktok.
Kritikan ini muncul lantaran Mbak Lala kerap mengajak Rayyanza turut serta dalam live Tiktoknya. Pada kesempatan itu, banyak warganet yang memberikan gift atau hadiah lantaran gemas melihat kelucuan bayi berusia setahun tersebut.
Alhasil, tidak sedikit warganet yang menuding bila Mbak Lala memanfaatkan Rayyanza untuk mendapat gift dari penonton.
Mbak Lala juga disamakan dengan pengemis online yang sempat viral beberapa waktu lalu. Bedanya, wanita asal Lampung ini bukan menjual rasa iba melainkan kelucuan Rayyanza.
"Apa perbedaan live ini dengan pengemis online, bedanya cara berharap mendapatkan gift. Kalo live yang ini menjual kelucuan, kalo pengemis online jual rasa iba," begitu bunyi tulisan dalam video yang dibagikan ulang oleh akun Instagram rumpi_gosip.
Video ini juga menampilkan momen tatkala Rayyanza diajak live Tiktok oleh Mbak Lala. Ia meminta bayi berjuluk Cipung ini untuk menyapa penggemarnya dan berbagai aksi lain.
Mbak Lala juga sempat menyinggung mengenai gift Topi yang diberikan oleh warganet.
"Ih kok nggak ada yang ngasih topi, selak ilang anaknya, yah mana kok nggak keluar lagi topinya, ilang," ucap Mbak Lala sembari mengarahkan kamera depan ke Rayyanza.
Lebih lanjut, Mbak Lala dianggap sebagai sosok yang sudah kaya dan tidak sepatutnya mengemis gift di Tiktok.
Baca Juga: Bunda Corla Nyanyikan Lagu untuk Hadapi Haters, Warganet Sentil Farhat Abbas dan Nikita Mirzani
"Udah betul Cipung dipegang sama Sus Rini aja, jangan kasih ke Lala, karena takutnya Cipung dimanfaatkan Lala buat dapat gift Tiktok," komentar seorang warganet.
"Lala, gaji kamu dari RANS apa masih kurang? Sering banget offside dan pengen jadi spotlight ni orang. Gak kapok dulu kena bully netizen gara-gara borong baju apa? Kangen dibully netizen kali ya," celetuk warganet lain.
"Aku kalo jadi Raffi-Gigi marah sih, gak mau anakku jadi bahan," tulis warganet yang berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Live Action Terbaru Junji Ito Mulai Tayang Juli, IVE dan 10CM Isi Lagu Tema
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa