Harus diakui, masyarakat Indonesia sangat lekat dengan urusan gaib, mulai dari jimat, pelet, hingga santet. Dan kebanyakan mengandalkan bantuan 'orang pintar' untuk hal-hal tersebut.
Namun, sebuah tips sederhana dibagikan oleh komika Mongol, tentang cara mengusir santet, terutama dari tempat usaha.
Dikutip dari kanal YouTube Narasi Misteri, Senin (6/2/2023), pemilik nama asli Rony Immanuel ini mengatakan bahwa kita tak seharusnya khawatir jika bisnis yang dijalani saat ini menurun.
Bahkan, tak perlu juga sampai harus memanggil 'orang pintar' atau dukun untuk mengatasi permasalahan, semisal ada santet yang ingin menjatuhkan usaha kita.
Alih-alih memanggil 'orang pintar' agar usahanya kembali lancar, Mongol justru menyarankan untuk membersihkan rumah atau tempat usaha tersebut.
"Lu ajak bini lu, lu ajak orang kerja, yuk kita bersihin rumah makan kita, mungkin ada yang naro ya kan" ucap komika yang kerap disapa Mongol Stres itu.
"Lu bersihin, mau konsep mana? Dari dalam keluar disapu atau dari luar ke dalam disapu> Apa yang perlu dilakukan?" lanjut Mongol.
Sambil membersihkan lantai, Mongol menyarankan untuk membacakan doa atau ayat suci Al-Quran.
"Lu ngepel, sambil ngepel lu bacain ayat Kursi, sambil ngepel lu kasih doa buat Nabi Muhammad dan keluarganya, Al Fatihah lu bersihin jendela. Baru air yang bekas lu ngepel, lu buang keluar. Setelah itu lu ambil keran, semprot tanah atau lantai baca Al Fatihah," kata Mongol.
Baca Juga: Shopee Kembali Normal, Pengguna Disarankan Lakukan Langkah Ini
"Yang penting jari lu ini kena air di selang ya kan, lu bacain Al Fatihah, lu bacain ayat Kursi, lu bacain An Nas. Kalo gue Kristen bacain doa Bapa Kami, bacain ayat Alkitab, bersihin udah." lanjutnya
"Kenapa harus manggil orang, emang lu enggak punya iman, kok lu harus pakai lewat orang lain. Enggak dong," pungkasnya.
Saran dari Mongol tersebut langsung viral di media sosial, dan banyak diunggah ulang oleh akun gosip Instagram. Salah satunya @insta.nyinyir.
Dalam unggahan tersebut, yang dilihat Senin (6/2/2023), tak sedikit warganet yang menyatakan kekagumannya. Karena, meskipun bukan seorang muslim, Mongol bisa berpikir bijak dan masuk di logika para umat muslim.
"Bang Mongol aja yang Kristen nyaranin bener biar gak musyrik, kita yang Islam kadang masih suka percaya dukun, padahal kan dukun juga ciptaan Allah, kenapa gak minta tolong langsung aja?" tulis warganet.
"Naaaah gini yang bikin adem, pemikirannya sangat luas sekali. Toleransinya tinggi," komentar warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
52 Kode Redeem FF 5 Februari 2026: Cek Bocoran Bundle Valentine dan Evo Gun Scorpio
-
Baru Rekrut Jeremy Jacquet, Liverpool Siap Buang Duit Rp1 T demi Dapatkan Bek Leverkusen
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kabar Terbaru Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Pengadilan Buka Suara soal Isu Cerai
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Simpan 60 Kilo Sabu di Apartemen MERR Surabaya, WN Malaysia Terancam Hukuman Mati
-
Moisturizer Niacinamide Jangan Dipakai dengan Serum Apa? Ini Contoh Produknya
-
Membaca Rumah Pohon Kesemek: Menemukan Bahagia di Tengah Kehilangan
-
Khofifah Paparkan Creative Financing dalam Sarasehan Nasional MPR RI soal Obligasi Daerah