Kasus jari bayi putus di RS Muhammadiyah Palembang menarik perhatian Hotman Paris. Sang ibu, ternyata sempat menghubungi pihak Hotman paris dan meminta bantuan hukum darinya.
Dalam unggahan di akun Instagram @hotmanparisofficial, tampak sang pengacara mengunggah potongan salah satu berita tentang jari bayi putus yang tengah viral tersebut.
Dalam captionnya, pengacara itu menulis, "Ayok mana keluarga korban: proses hukum!"
Dalam unggahan lainnya, tampak tangkapan layar sebuah direct message (DM) dari keluarga korban yang meminta pertolongan kepada Hotman Paris.
"Hotman 911 siap ketemu keluarga bayi ini!!" demikian caption unggahan tersebut.
Dan benar saja, Hotman Paris diketahui sudah mendatangkan perwakilannya untuk menemui keluarga korban di rumah sakit.
Dalam unggahannya yang lain, Hotman Paris juga menjelaskan, "Pagi ini, ibu Sri Wahyuni dari Palembang menghubungi Hotman Paris atas kejadian jari kelingking bayi perempuannya sebelah kiri putus diduga karena ulah seorang perawat, yang waktu membuka perban infus tangan sebelah kiri malah jari kelingkingnya kepotong. Masih dilihat apakah hari ini masih bisa disambung atau enggak."
Menurut Hotman Paris, kejadian ini jelas menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi korban.
"Jelas ini menimbulkan kerugian yang sangat besar dan tidak bisa dilihat hanya dari segi kerugian nyata, misalnya biaya pengobatan," katanya lagi.
Kemudian, Hotman Paris berpendapat kasus ini seharusnya menerapkan prinsip punitive damages. Di mana hukuman yang dijatuhkan kepada pelaku sudah seharusnya melihat dari penderitaan korban. Terlebih, korban seorang bayi yang jelas belum memiliki latar belakang ekonomi.
Baca Juga: Baru 2 Minggu di Rumah, Indra Bekti Masuk Rumah Sakit Lagi
"Kerugian yang diberikan hakim kepada korban tanpa melihat berapa biaya pengobatan, tanpa melihat ekonomi tapi dihukum seberat-beratnya kalau memang korban tersebut menderita," pungkas Hotman Paris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
7 Makeup Kit di Bawah Rp200 Ribu untuk Pemula, Tampil Cantik Tanpa Boros
-
Di Balik Kebakaran Muba, Kok Bisa Ada Sumur Minyak Ilegal di Area Perkebunan Hindoli?
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Kenapa Sumur Minyak Ilegal di Muba Terus Terbakar? Ini Penyebab, Dampak, dan Solusi yang Disiapkan
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Sausu Tambu Bersinar Lewat Desa BRILiaN, Ekonomi Pesisir Kian Kuat dan Berdaya Saing
-
Transformasi Sausu Tambu: Potensi Lokal Angkat Ekonomi Pesisir hingga Berprestasi Nasional
-
Desa BRILiaN Sausu Tambu Dorong Ekonomi Pesisir, Raih Pengakuan di Tingkat Nasional
-
Istighotsah Cirebon, Ulama: Jangan Biarkan Kasus KM 50-Vina Menggantung!