- Pasangan artis Dude Harlino dan Alyssa Soebandono memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk memberikan klarifikasi sebagai saksi kasus dugaan penipuan PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
- Keterlibatan mereka dalam kasus ini dikarenakan status mereka sebagai brand ambassador PT DSI selama tiga tahun (2022–2025).
- Polri telah menetapkan empat tersangka utama dan saat ini tengah fokus melakukan penelusuran aset (asset tracing) serta mengupayakan ganti rugi bagi para korban.
Suara.com - Pasangan artis Dude Harlino dan Alyssa Soebandono menyambangi Bareskrim Polri pada Kamis, 2 April 2026.
Kedatangan mereka bertujuan untuk memberikan klarifikasi sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana di PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan sampai Rp2,4 triliun.
Pantauan di lokasi, pasangan suami istri ini tiba di Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 10.02 WIB. Dude tampak tenang saat memberikan keterangan singkat kepada awak media sebelum memasuki ruang pemeriksaan.
"Agenda hari ini undangan klarifikasi terkait dengan DSI ini di Bareskrim Polri," ujar Dude Harlino di lokasi, Kamis, 2 April 2026.
Pemeriksaan ini merupakan yang pertama kalinya bagi pasangan tersebut. Dude berharap keterangannya dan sang istri dapat membantu proses penyidikan yang sedang berjalan.
"Pertama kali, dan juga mungkin Bareskrim nanti butuh informasi dari kita, mudah-mudahan bisa bermanfaat insya Allah," tambahnya.
Terkait hubungan kerja dengan PT DSI, aktor 45 tahun tersebut menjelaskan bahwa dirinya dan Alyssa telah terikat kontrak sejak beberapa tahun lalu. Namun kerja sama berakhir pada 2025.
Dia mengonfirmasi bahwa selama tiga tahun mereka berperan sebagai brand ambassador perusahaan investasi tersebut.
"Dari 2022 ya, tiga tahun kurang lebih (kerj asama). Sampai 2025. Betul, sudah (selesai kontrak). Yuk, masuk dulu ya. Siap, makasih," kata Dude sembari menyudahi sesi wawancara singkat dan masuk ke dalam gedung.
Baca Juga: Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Keterlibatan pasangan ini dalam pusaran hukum bermula dari laporan para investor PT DSI yang merasa dirugikan. Perusahaan yang bergerak di bidang pendanaan syariah itu diduga melakukan penggelapan dana masyarakat.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak, sebelumnya menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap Dude dan Alyssa dilakukan karena kapasitas mereka yang pernah mempromosikan platform tersebut.
Hingga saat ini, penyidik telah menetapkan empat tersangka utama dalam kasus ini. Mereka adalah AS (founder dan eks Direktur PT DSI), TA (Direktur Utama), MY (mantan direktur), serta ARL selaku komisaris perusahaan.
Pihak kepolisian kini tengah fokus melakukan penelusuran aset (asset tracing) melalui koordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Selain mencari aliran dana hasil kejahatan, Polri juga bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk mengupayakan restitusi atau ganti rugi bagi para korban yang terdampak.
Berita Terkait
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya
-
Diperiksa 5 Jam, Dude Harlino dan Istri Pastikan Tak Terlibat Skema Penggelapan Dana Syariah
-
82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pengacara Bela Sarwendah dari Tudingan Pesugihan di Gunung Kawi: Dia Kerja Keras Pagi Sampai Malam
-
Sarwendah Bantah Tuduhan Pesugihan di Gunung Kawi untuk Guna-Guna Ruben Onsu
-
Viral Curhatan eks Tim Kreatif Ini Talkshow Dilempar Skrip ke Muka, Ciri-Ciri Pelaku Jelas Banget
-
Dicekik hingga Posel Disita, LPSK Ungkap Kondisi Trauma Mendalam Mantan ART Erin Taulany
-
LPSK Minta Laporan Balik Erin Taulany terhadap eks ART Dihentikan
-
Tio Pakusadewo Dilarikan ke Rumah Sakit, Sahabat Beberkan Kondisi Terkini
-
Sinopsis The Invisible Man: Ancaman Kasat Mata Jadi Nyata, Lagi Tayang di Netflix
-
Sinopsis Premium Rush: Aksi Kurir Sepeda Hindari Polisi Korup, Tayang di Bioskop Trans TV
-
Ramai Seruan Boikot Naykilla, Buntut Terang-terangan Dukung LGBT
-
Sunan Kalijaga Minta Rieke Diah Pitaloka dan DPR RI Bersikap Adil soal Kasus Erin Taulany dan ART