- Jenazah Kopda Farizal, prajurit TNI yang gugur di Lebanon, sedang dalam perjalanan dari Istanbul menuju Jakarta pada Jumat (3/4/2026).
- Pihak TNI akan menggelar upacara penghormatan nasional di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma bagi jenazah sebelum diberangkatkan menuju Yogyakarta.
- Prosesi pemakaman militer dijadwalkan berlangsung pada Minggu (5/4/2026) pagi di Taman Makam Pahlawan Giripeni, Kulon Progo, Yogyakarta.
Suara.com - Proses pemulangan jenazah Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon, telah memasuki tahap akhir.
Saat ini, almarhum Kopda Farizal dan dua jenazah prajurit TNI lain dilaporkan telah diberangkatkan dari Istanbul, Turki, menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
"Jadi update kegiatannya adalah malam ini jenazah berangkat dari Turki menuju ke Cengkareng. Kemudian besok dari Cengkareng akan diberangkatkan menuju ke Halim Perdanakusuma," kata Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, ditemui wartawan di rumah duka, Lendah, Kulon Progo, Jumat (3/4/2026).
Setibanya di Jakarta, jenazah Kopda Farizal akan disemayamkan terlebih dahulu di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma. Di sana direncanakan digelar upacara penghormatan secara nasional yang dipimpin langsung oleh pimpinan TNI.
"Di Halim Perdanakusuma akan dipersemayamkan dan nanti dipimpin oleh bapak pimpinan dari TNI yang akan hadir. Kemudian setelah itu akan diberangkatkan menuju ke Jogja," ucapnya.
Sebagai bagian dari rangkaian upacara nasional di Jakarta, kata Yuniar, pihak TNI turut memfasilitasi keberangkatan keluarga inti almarhum dari Kulon Progo.
Rencananya ada istri, anak, dan orang tua almarhum yang akan diterbangkan ke ibu kota pada Sabtu pagi esok untuk menerima penyerahan jenazah secara resmi dari negara kepada ahli waris.
Pemakaman Minggu
Menurut Yuniar, almarhum Farizal diperkirakan akan tiba di rumah duka Kulon Progo pada Sabtu tengah malam besok.
Sementara itu pelaksanaan upacara pemakaman almarhum Kopda Farizal sendiri dijadwalkan berlangsung pada Minggu {5/4/2026) pagi di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates, Kulon Progo.
"Pemakamannya kita menunggu update kedatangan. Jadi kita perkirakan pemakaman hari Minggu jam 9 (pagi). Artinya diharapkan malam minggu mungkin tengah malam sampai di sini (Kulon Progo)," ujarnya.
"Kemudian nanti dari keluarga akan meminta ada acara adat keluarga setelah ada acara keluarga baru diserahkan kepada negara untuk upacara secara militer," imbuhnya.
Ia menyebut Asisten Kebijakan Strategis dan Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI Letnan Jenderal Candra Wijaya direncanakan bertindak sebagai inspektur upacara di TMP Giripeni.
Istri dan Orang Tua Berangkat Jakarta
Novan Heri Prabowo, kakak ipar almarhum membenarkan adanya koordinasi intensif dengan pihak TNI terkait keberangkatan ahli waris ke Jakarta.
Berita Terkait
-
Pemerintah Tambah Alutsista Canggih, Rafale hingga Radar GM403 Masuk Arsenal TNI
-
Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI
-
Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur