Youtuber Jerome Polin baru -baru ini menjadi perbincangan karena dinilai sebagai sosok yang suka cari perhatian dan perusak suasana.
Selebgram Awkarin pun ikut menanggapi hal tersebut.
Menurut Awkarin, banyak komentar negatif dari netizen dan tak ada kaitannya dengan konten yang diunggah Jerome Polin.
"Beberapa waktu lalu, seorang content creator pendidikan, Jerome Polin, sempat viral karena komentar-komentar netizen mengenai dirinya. Cukup banyak komentar negatif dan tidak ada hubungannya dengan apa yang diunggah oleh Jerome," tulis Awkarin yang dikutip Mamagini dari akun Instagramnya, Rabu (22/2/2023).
Bahkan Awkarin menilai komentar dari para netizen terhadap Jerome Polin sudah masuk tindakan perundungan.
"Banyak juga netizen yang ikut berkomentar tentang pribadinya secara negatif, bahkan mungkin bisa dibilang sebagai tindakan perundungan atau bully," ungkap dia.
Pemilik nama lengkap Karin Novilda itu mempertanyakan apakah untuk menjadi seorang publik figur harus menjadi sosok yang sempurna bagi masyarakat.
"Apakah untuk menjadi seorang public figure, mereka harus menjadi sosok yang sempurna bagi masyarakat?," tutur dia.
"Apa yang terjadi kalau mereka tidak bisa memenuhi semua ekspektasi masyarakat?," papar Awkarin.
Baca Juga: Ameena Ulang Tahun, Atta Halilintar dan Aurel Hermasyah Kasih Kado Lagu
Kekasih Jonathan Alden itu menyebut public figur juga manusia yakni memiliki keterbatasan dan kekurangan. Bahkan tidak kebal terhadap tindakan perundungan.
Karena itu ia mengingatkan bahwa kritikan yang disampaikan tak perlu dengan tindakan perundungan.
"Padahal kan mereka juga manusia, sama-sama memiliki keterbatasan dan kekurangan. Mereka juga tidak kebal terhadap tindakan bullying. Bukannya sebaiknya kalau menyampaikan kritik itu tidak perlu mem-bully?," tutur Awkarin.
Di unggahannya, Awkarin juga menjelaskan pandangannya perihal fenomena influencer yang kerap jadi sasaran perundungan netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS
-
Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat
-
Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026
-
Sinopsis Unabomber, Kisah Nyata Mahasiswa Harvard Jadi Teroris Buronan FBI
-
Perkuat Keandalan Operasi dan Produksi Migas, PHR Resmikan Fasilitas EPF Libo GS
-
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: Hakim Akui Ada Penyimpangan Prosedural
-
141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin
-
Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi