Disebut Tak Penuhi Kriteria, Pemberian Gelar Doktor Honoris Causa untuk Erick Thohir Ditolak Mahasiswa Brawijaya
Beredar video mahasiswa Universitas Brawijaya Malang berdemo menolak pemberian Doktor Honoris Causa untuk Menteri BUMN Eric Tohir.
Video tersebut diunggah ulang Instagram @majeliskopi 4 Maret 2023, di mana memperlihatkan mahasiswa berdemo di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Jumat (3/3/2023).
"Tolak HC Erick Thohir, tolak HC Erick Thohir," ujar orator aksi melalui alat pengeras suara.
Melansir suaramalang, mahasiswa mendesak kampus untuk tidak memberikan gelar itu. Namun aksi mereka dihalangi pihak kampus dan kepolisian.
Alasan penolakan pemberian gelar tersebut dalam keterangan tertulis bertajuk Matinya Integritas Akademik Universitas Brawijaya, menyatakan bahwa Erick Thohir dinilai tidak memenuhi kriteria bagi seorang mendapat gelar doktor honoris causa. Hal itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor 43 Tahun 1980.
"Erick Thohir tidak memenuhi kriteria sehingga dapat mempengaruhi integritas akademik Universitas Brawijaya secara signifikan. Sebagai institusi akademik yang memiliki standar dan nilai-nilai yang tinggi, seharusnya universitas dapat mempertimbangkan secara seksama siapa yang pantas mendapatkan gelar akademik,"
Erick Thohir politisi saat menjabat sebagai menteri BUMN dan digadang-gadang menjadi capres atau cawapres pada pilpres 2024.
"Tidak menutup kemungkinan bahwa akan ada transaksi politik antara universitas Brawijaya, mengingat konstelasi politik yang semakin dekat dengan Pemilihan Presiden 2024," ujarnya.
Baca Juga: WSBK Mandalika 2023: Bautista Kembali ke Puncak, Rea Terpuruk di FP 3
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar
-
OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat