Semenjak namanya dikenal di dunia hiburan, Fuji kerap menerima komentar miring dari para haters. Mulai dari julukan artis jalur duka hingga disebut viral tanpa prestasi.
Berbagai piala yang didapat olehnya di dunia hiburan nampak tak berarti bagi para haters. Termasuk pengalamannya membintangi sebuah film yang dianggap hanyalah angin lalu.
Meski demikian, Fuji rupanya tetap membaca hate comment yang dilempar haters kepadanya terutama mengenai prestasi yang ia miliki.
"Ngga kadang aku tuh baca hate comment tuh karena ternyata haters itu lebih bodoh dari aku. Udah tau aku nggak punya prestasi dicari terus," celetuknya santai.
Seolah melempar sarkas, Fuji mengakui bila dirinya memang tidak memiliki prestasi. Oleh karenanya ia tak habis pikir dengan para haters yang terus menerus mencari prestasinya.
"Eh ngapain sih pada ngomong ngomongin prestassi di tiktok gue, udah au aku nggak punya prestasi ngapain dicari hal-hal yang nggak ada," lanjutnya.
Fuji bahkan menyarankan haters untuk berkunjung ke media sosial selebritis lain yang dikenal akan prestasinya. Salah satunya ialah Maudy Ayunda.
Kembali melempar sindiran, Fuji juga menegaskan bila media sosialnya hanya digunakan untuk joget dan berjualan semata.
"Kalau mau nyari prestasi kalian ke lapaknya Maudy Ayunda jangan ke lapaknya Fuji An, di sini cuma ada joget-joget dan jualan tiktok shop," tegasnya.
Baca Juga: Heboh Ekspresi Marah Regi Datau saat Anak Jatuhkan Gelas, Yang Bijak Harusnya Gimana?
Cuplikan video ini dibagikan ulang oleh akun Instagram lambe___danu dan menuai beragam komentar dari warganet.
"Setidaknya dia tau diri lho," celetuk seorang warganet.
"Mungkin orang sirik kalii, bukan siapa-siapa, ga ada prestasi apa-apa trus gara-gara kakanya meninggal jadi tenar. Mungkin itu kali yaa.. tapi itulah rejeki, orang ga ada yang tau tiba-tiba berubah nasib," tulis warganet lain.
"Bener juga sih kata si fuji... Kalo kepo urusan prestasi sono noh mangkalnya di akun chintha lauraaaahhh... Klo syuka ghibah bude atin , disini paling betahhh," timpal warganet yang berbeda.
Berita Terkait
-
Munafik, Fuji Ngaku Kesal Gegara Diperlakukan Seperti Ini Usai Meninggalnya Bibi dan Vanessa Angel
-
Thariq Halilintar Pamer Foto Pakai Beskap, Fuji dan El Rumi Ikut Terseret
-
Fuji Tak Malu Disebut Artis Jalur Duka: Buat Apa Buang Kesempatan Ini?
-
Maia Estianty Bahas Soal Perbedaan, Singgung El Rumi dan Fuji?
-
Sudah Senang Duluan, Netizen Kena Prank Video Fuji Jalan Bareng El Rumi
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Sharp Target Penjualan Naik 20% Lewat Promo Spektakuler di Jakarta Fair 2026
-
Tren 'Match My Freak': Saat Kesamaan Jadi Kriteria Hubungan Bagi Gen Z
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat
-
Hasil Piala Dunia 2026: Sontekan Maut Jhon Arias Bawa Kolombia Singkirkan Ghana
-
Kisah Vozinha Tembok Cape Verde, Si Kiper yang Buat Lionel Messi Frustrasi
-
Tembus 1.100 Pendaftar! Rosiade Padel Tournament Series-2 Siapkan Bibit Atlet untuk Asia Games
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah
-
Ketika PTN Berubah: Dari Subsidi Negara ke Kemandirian Kampus