/
Sabtu, 15 April 2023 | 17:50 WIB
Instagram Gubernur Lampung [tangkapanlayar/arinal_djunaidi]

Instagram milik Gubernur Lampung @arinal_djunaidi digeruduk netizen setelah dinilai anti kritik terhadap keluhan yang disampaikan oleh seorang Tiktoker Bima baru-baru ini.

Tiktoker Bima, mahasiswa yang sedang bersekolah di Australia ini mengkritik berbagai permasalahan di Lampung mulai dari Infrastruktur hingga pendidikannya.

Namun, kritikannya tersebut tak langsung diterima pemerintah setempat, bahkan Bima mengaku mendapat tekanan, mulai dari polisi yang datang ke rumahnya dan Gubernur yang menelpon Ayahnya.

Dalam postingan @arinal_djunaidi hari ini 15 April 2023, terlihat banyak komentar dari netizen yang menilainya anti kritik terhadap keluhan warga Lampung.

Netizen juga menyanyangkan Tiktoker Bima yang dilaporkan karena mengkritik pemerintah di daerah itu.

"Intropeksi pak bukannya melapor. Orang mengkritik itu berarti pengen daerah nya bagus, maju dan lebih baik dari sebelumnya. Malah anti kritik. Kita seneng dan bangga loh suatu daerah yg keren dan banyak kemajuan nya," tulis netizen.

"GUBERNUR KOK ANTI KRITIK?" tulis netizen lain.

Sementara postingan tersebut memuat tulisan" Mendengarkan masukan bahkan kritikan saat bertemu dan berdialog dengan masyarakat sudah sejak lama dilakukan. Bekerja juga tidak mesti selalu kita tampilkan di sosial media. semua saran & masukan yang baik demi kemajuan Lampung pasti kita jadikan catatan dan disesuaikan dengan skala prioritas untuk dilaksanakan," seakan menjawab bahwa gubernur Lampung itu tidak anti kritik.

Sebelumnya Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim juga sempat menanggapi berita yang sudah viral. Tanggapannya pun menjadi sorotan karena mengatakan tidak mengurus hal yang sedang viral.

Baca Juga: Gereja-Gereja Anggota UEM di Sumut Rayakan Paskah dan Walk A Mile di GKPI, Semua Tolak Intoleran

"Bukan berarti gara-gara viral dikerjakan, saya jelaskan pekerjaan kami bukan soal untuk viral atau menjawab viral, jadi kita kerja siang malam bukan urusan sama viral," jelas dia kepada media baru-baru ini.

Load More