Korban penganiyaan Mario Dandy Satriyo, Cristalino David Ozora atau David sudah diperbolehkan pulang oleh dokter usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Mayapada, Kuningan selama 53 hari.
Dokter Spesialis Saraf Rumah Sakit Mayapada Kuningan Jakarta Selatan Yeremia Tatang menjelaskan kondisi David yang mulai membaik setelah mendapatkan pengobatan dari berbagai aspek (multi aspect treatment).
"Kami memang memberikan multi treatment. Kami juga memberikan multi aspect treatment dan kerja sama tim yang baik dari rumah sakit," ujar Dokter Yeremia yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Cumi Cumi, Minggu (16/4/2023).
Dokter Yeremia mengungkapkan kondisi David mulai membaik saat memasuki minggu ke empat menjalani perawatan.
"Dari awal David masuk memang kondisinya itu memang koma dan memang ada infeksi yang cukup akibat cedera yang ia alami tersebut. Kondisi ini belum membaik sampai minggu ketiga, sampai minggu ketiga sudah mulai sedikit ada perubahan. Perubahan itu mulai tampak minggu ke 4," ucap Dokter Yeremia.
Perubahan yang terlihat pada kondisi David kata Dokter Yeremia yakni saraf motorik dan sensorik yang mulai membaik.
"Pertama kali motoriknya mulai membaik yang kedua disertai kesadaran yang mulai membaik, jadi mulai bisa merespon terhadap lingkungan dan juga bisa mengikuti," tuturnya.
Kendati sudah dipulangkan, Dokter Yeremia menuturkan David masih membutuhkan pengobatan yang cukup panjang untuk bisa pulih 100 persen. Sebab kata dia David masih membutuhkan pengobatan khusus untuk melatih dari sisi koginisi dan saraf motoriknya agar semakin membaik.
"Karena dari sisi kognisi atau pikirannya itu masih membutuhkan latihan dan membutuhkan pemulihan dan motoriknya halusnya pun masih belum sepenuhnya membaik. Jadi ini masih membutuhkan treatment yang agak cukup panjang sehingga dia masih bisa pulih," ucap Dokter Yeremia.
Baca Juga: Kepulan Asap Hitam Pekat, Booster 77 Pertamina di Banyuasin Terbakar
"Jadi kita pulangkan hari itu karena dari segi motorik jauh lebih membaik, kognisi jauh lebih membaik walaupun belum 100 persen mendekati normal tetapi ini sudah jauh lebih membaik dibanding dari kondisi awal kondisi koma," kata Dokter Yeremia.
Lebih lanjut, Doker Yeremia menyebut kondisi David sudah bisa melakukan aktivitasnya sehari-hari seperti makan, minum dan memainkan handphone.
"Dia (David sudah bisa beraktivitas sehari hari seperi makan minum main HP sudah mulai bisa.
Tetapi dari sisi kognisi masih membutuhkan treatment yang masih cukup panjang sehingga dia bisa pulih sebelum terkena trauma kemaren," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Pemilu Presiden Barcelona Sengit! Kandidat Lain Usung Koalisi Bersama Lawan Joan Laporta
-
2 Kapal Tanker Pertamina Terjebak Perang Iran vs AS - Israel, Stok BBM Nasional Cuma Aman 20 Hari?
-
Harga iPhone 17e mulai Rp10 Jutaan, Ini Spesifikasi yang Ditawarkan
-
Budget 7 Juta Bisa Dapat MacBook? Ini 3 Rekomendasi Second Worth It
-
3 Pemain Andalan Timnas Indonesia Era STY Kini Nelangsa, Tergeser dari Skuad dan Semua Cedera
-
Bansos Diberikan Sementara, Cak Imin Tegaskan Masyarakat Harus Berdaya Mandiri Agar Naik Kelas
-
Alamat Terakhir: Pintu Maaf di Bulan Suci
-
Debut di GP Thailand 2026: Dua Rookie Tampil Impresif, Adaptasi Jadi Kunci
-
Terekam CCTV Polisi Tembak Remaja di Makassar, Korban Meninggal Dunia
-
Kebobolan Menit 90+4, Rizky Ridho Kecewa Persija Gagal Menang di JIS