Kondisi stasiun di musim mudik seperti ini pastilah sangat ramai dan penuh dengan para pemudik. Termasuk di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur.
Seorang anak usia 18 bulan bahkan sampai hilang dari pengawasan orang tuanya. Sang ibu yang panik pun langsung melapor ke petugas stasiun.
Dalam video yang diunggah Instagram @nyinyir_update_official, terlihat seorang ibu berkerudung hitam terlihat panik berjalan ke sana kemari mencari anaknya. Kain gendongan tampak terlilit di badannya.
Petugas stasiun pun ikut membantu dengan memberi pengumuman melalui pengeras suara, meminta agar para penumpang melapor jika melihat anak yang dimaksud.
Untunglah, sang anak segera ditemukan. Menurut petugas stasiun, anak yang baru bisa berjalan tersebut keluar dari ruang tunggu ekonomi sampai ke depan ruang tunggu eksekutif.
Video yang kemudian menjadi viral itu pun langsung menarik perhatian warganet. Tak sedikit warganet yang ikut terenyuh melihat ekspresi panik sang ibu saat mencari-cari anaknya.
"Ya Allah kasihan lihat ibunya mau nangis," tulis warganet di kolom komentar.
"18 bulan, lagi seneng-senengnya jalan, menguras tenaga, harus fokus jagain kesana kesini. Makanya lebih sering milih di rumah karena menguras tenaga kalau ke tempat umum," komentar warganet.
"Gak mau menghakimi, saya rasain sendiri. Terkadang anak yang super aktif dan banyak maunya bisa bikin ibu kewalahan dan stres. Apalagi di tempat keramaian, dan mungkin banyak barang bawaan dan minim pengawasan," balas warganet yang lain.
Baca Juga: Selain Komunikasi, Ini 6 Alasan Mengapa Pemahaman Juga Penting dalam Hubungan
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali