Beredar kabar yang menarasikan bahwa Ganjar Pranowo ditolak oleh warganya sendiri hingga diusir dari lokasi kampanye.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 238 ribu pengikut bernama LIDAH RAKYAT melalui sebuah video yang diunggah pada 30 April 2023.
"Di Tolak Warga SendiriGanjar Beserta Rombongan Di Usir Paksa Dari Lokasi Kampanye Hingga Begini" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Selasa (2/5/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"TOLAK KERAS KAMPANYE GANJAR
SELURUH WARGA USIR PAKSA SI RAMBUT UBAN BESERTA ROMBONGAN"
Namun begitu, apakah benar Ganjar Pranowo ditolak warganya sendiri hingga diusir dari lokasi kampanye?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Ganjar Pranowo yang ditolak oleh warganya sendiri.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Ganjar Pranowo dan rombongan diusir saat kampanye.
Baca Juga: Yamitema Laoly, Pernah Lolos Jeratan Korupsi Kini Tersandung Dugaan Bisnis Lapas
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan Ganjar Pranowo ditolak warganya sendiri hingga diusir dari lokasi kampanye.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim dengan narasi Ganjar Pranowo ditolak warganya sendiri hingga diusir dari lokasi kampanye merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Prabowo Legowo Urungkan Niat Jadi Capres Demi Menangkan Anies Baswedan dalam Pilpres, Benarkah?
-
Cek Fakta: Ma'ruf Amin Turun ke Jalan Pimpin Jutaan Buruh dan Ojol Deklarasikan Anies Baswedan, Benarkah?
-
Lobi-lobi Politik di Balik Wacana Duet Prabowo - Ganjar
-
Cek Fakta: Salsadilla Juwita Anak Iis Dahlia Nikah Siri dengan Ayah Tiri
-
Cek Fakta: Amanda Manopo dan Keluarga Besar Arya Saloka Liburan ke Ubud Bali, Benarkah?
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati