Beredar kabar yang menarasikan bahwa Ketua Umum NasDem Surya Paloh meminta maaf kepada rakyat Indonesia sembari menangis.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 201 ribu pengikut bernama RODA POLITIK melalui sebuah video yang diunggah pada 3 Juni 2023.
"SAYA MINTA MAAF UNTUK SEMUA RAKYAT INDONESIA, SAMBIL NANGIS SURYA PALOH NGAKU MENYESAL LAKUKAN INI??" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Minggu (4/6/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar thumbnail yang telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"MINTA MAAF UNTUK RAKYAT INDONESIA
SURYA PALOH SAMBIL NANGIS NGAKU MENYESAL LAKUKAN INI"
Namun begitu, apakah benar Surya Paloh meminta maaf untuk rakyat Indonesia?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Surya Paloh yang meminta maaf untuk rakyat Indonesia.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Surya Paloh meminta maaf untuk rakyat Indonesia dengan memakai baju tahanan sebagaimana gambar thumbnail pada unggahan tersebut.
Baca Juga: Media Singapura Beritakan Hubungan Jokowi-Megawati Retak, PDIP: Narsumnya Punya Kepentingan Politik!
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti dan berita kredibel yang menyatakan Surya Paloh meminta maaf untuk rakyat Indonesia sambil menangis.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Surya Paloh meminta maaf untuk rakyat Indonesia sambil menangis merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Jokowi Usir Prabowo dari Istana usai Niat Busuknya Terbongkar, Benarkah?
-
Cek Fakta: Amanda Manopo Akui Hidup Bahagia Bersama Arya Saloka di Podcast Ruben Onsu, Benarkah?
-
Cek Fakta: Cristiano Ronaldo dan Messi Tiba di Indonesia Jajal Stadion JIS, Benarkah?
-
Cek Fakta: Suku Dayak Resmi Angkat Ahok Jadi Kepala IKN, Benarkah?
-
Cek Fakta: Arya Saloka Bongkar Alasan Tinggalkan Putri Anne, Benarkah?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan
-
Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan
-
Cuman 40 Ribuan, Internet Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota
-
Pengacara Yaqut Klaim Punya Bukti DPR Tolak Usulan 100 Persen Kuota Tambahan Haji Reguler
-
Di Balik Sepiring Dimsum: Membaca Ulang Makna Keluarga di Novel Clara Ng
-
Kunjungan Dapil, Adang Soroti Kesiapan Polres Jakut Hadapi Penerapan KUHP-KUHAP Baru
-
PLN Jadwalkan Pemadaman Palembang 12-15 Agustus, Cek Wilayah dan Jamnya
-
5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
-
Pedagang Menjerit! Harga Ayam di Pasar Surade Sukabumi Terus Melambung
-
Mengendus Rekayasa Hukum Lahan Kencana Bogor, Kuasa Hukum Ujang Minta Gelar Perkara Khusus