Selebgram dan youtuber Tasyi Athayia masih menjadi perbincangan hangat di kalangan publik usai kasusnya dengan eks karyawan viral di media sosial.
Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, Tasyi diduga menahan gaji serta THR karyawan yang tak lagi bekerja dengannya.
Meski sudah diselesaikan antar pihak terkait, namun warganet justru semakin menggebu menguliti borok Tasyi Athayia.
Nama Tasyi pun sempat menjadi trending topic di Twitter selama beberapa hari. Beragam kasus yang pernah menyeret nama saudari Tasya Farasya tersebut kembali diperbincangkan.
Namun, baru-baru ini trending 'Tasyi' mendadak berubah menjadi 'Fakta Tasyi'.
Akun twitter Damarudin990 mengunggah tangkapan layar berisi chat Whatsapp diduga dari grup buzzer.
"Apa gue bilang wkwkkw Fakta Tasyi. buahahaha ngakak," cuitnya dalam unggahan tersebut.
Pesan tersebut berisi himbauan untuk menaikkan kata 'Fakta Tasyi' sebagai trending topic.
Pengirim pesan tersebut meminta agar menuliskan kata-kata pujian atau membela Tasyi.
Baca Juga: Nyanyi Sambil Merokok, Penampilan Arya Saloka Auto Jadi Gunjingan: Dekil Ya!
Ia pun meminta agar tweet mengenai Fakta Tasyi diunggah selama satu jam pada pukul 17:50 hingga 18:50 WIB.
Belum sampai di situ, sosok inj juga meminta agar meramaikan sebuah cuitan dari akun twitter itsyourname dengan kata kunci 'Fakta Tasyi'.
Selain itu ada pula permintaan untuk 'membela' Tasyi dengan kata-kata yang menyudutkan eks karyawannya.
Sontak saja warganet menduga bila Tasyi Athasyia menyewa buzzer untuk menjaga nama baiknya yang sempat diterpa kasus.
"Saking apanya hayo sampe bayar buzzer buat baik-baikkin diri sendiri," balas seorang warganet.
"Ngakak, bayar buzzer elit, gaji karyawan sulit (chuakz)," celetuk salah satu warganet.
"Kok malah ngebuzzer padahal netizen udah nungguin video 1% klarifikasi 99% ilmu," tambah warganet lain.
"Takut banget nanti kalau viralin lagi nanti disuruh ke rumah, bikin video, dipeluk dan dikasih lope lope pink, takut banget dimaafin Tasyi," tulis warganet yang berbeda.
Berita Terkait
-
Heboh! Tasyi Athasyia Dituding Pakai Buzzer untuk Lawan Netizen: Apa Itu dan Gimana Cara Kerjanya?
-
Kini Dihujat Netizen, Attitude Tasyi Athasyia di Masa Lalu Disorot: Lebih Elegan
-
Richard Lee Kasih Tips Agar Tak Memberatkan Asisten Pribadi, Sindir Tasyi Athasyia?
-
Nama Tasya Farasya Ikut Terseret Imbas Masalah Tasyi dengan Karyawannya
-
Beredar Video Diduga Mantan Karyawan Tasyi Athasyia Cuma Dikasih Air Mineral di Restoran Dubai, Itu Juga Sisa
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar