/
Minggu, 18 Juni 2023 | 12:55 WIB
CEK FAKTA: SBY Perintahkan Demokrat Tak Lagi Dukung Anies, Benarkah? (Thumbnail YouTube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa sesuai perintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Partai Demokrat akhirnya menyatakan mundur dari mendukung Anies Baswedan .

Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 816 ribu pengikut bernama POLITIK NUSANTARA melalui sebuah video yang diunggah pada 18 Juni 2023.

"MEMANAS !! DI PIMPIN SBY LANGSUNG..DEGAN TEGAS DEMOKRAT NYATAKAN MUNDUR DARI KOALISI PERUBAHAN !!" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Minggu (18/6/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa sebagai thumbnail dengan narasi berikut:

"ATAS PERINTAH SBY LANGSUNG !!
DEMOKRAT NYATAKAN MUNDUR DUKUNG ANIES"

Namun begitu, apakah benar Demokrat telah resmi keluar dari Koalisi Perubahan dan tak lagi mendukung Anies Baswedan setelah mendapatkan perintah dari SBY?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait SBY yang memerintahkan Demokrat mundur dari mendukung Anies Baswedan sebagai Capres 2024.

Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Partai Demokrat telah resmi mundur dari Koalisi Perubahan dan tak lagi mendukung Anies Baswedan.

Baca Juga: Kunjungi Indonesia, Kaisar Jepang Bakal Blusukan Ke MRT Lebak Bulus

Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan Demokrat telah resmi keluar dari Koalisi Perubahan dan tak lagi mendukung Anies Baswedan setelah mendapatkan perintah dari SBY.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'Demokrat telah resmi keluar dari Koalisi Perubahan dan tak lagi mendukung Anies Baswedan setelah mendapatkan perintah dari SBY' merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More