/
Rabu, 28 Juni 2023 | 20:05 WIB
Dewi Perssik. (https://www.instagram.com/dewiperssik9/)

Aparat kepolisian kini turun tangan mendalami permasalahan sapi kurban Dewi Perssik yang ditolak ketua RT di lingkungan tempat tinggalnya. 

Kapolsek Cilandak Komisaris Polisi Wahid Key, mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih menghimpun sejumlah informasi tentang hal tersebut dari berbagai pihak.

"Iya, kita masih menggali. Kita masih harus bertemu dengan pihak-pihak terkait langsung ya," ujar Wahid saat dikonfirmasi, Rabu (28/6/2023).

Wahid menyebut untuk saat ini, dirinya belum bisa merinci soal peristiwa tersebut. Pasalnya pihaknya kata dia masih harus mendalaminya.

"Kami baru ya ngobrol-ngobrol di luar saja nanti. Mungkin kita minta waktu khusus lah kalau memang itu nanti perlu dari kita ada di tengah," ucap     Wahid.

Sebelumnya, pedangdut Dewi Perssik geram lantaran hewan kurban miliknya ditolak oleh Ketua RT 4/6 Lebak Bulus Jakarta Selatan. Hal itu disampaikan Dewi Perssik dalam unggahan Instagramnya.

Dewi perssik mengaku, penolakan tersebut karena daging kurban di wilyah tersebut sudah banyak.

"Bapak RT lebak bulus 2 RT 4 RW 6 tidak menerima daging kurban dari Dewi Persik, katanya warganya sudah banyak daging kurbannya jadi tidak butuh," tulis Dewi Perssik, dikutip Suara.com Rabu (28/6/2023).

Selain penolakan, Dewi Perssik juga mengaku jika asisten rumah tangganya dan sopirnya juga sempat dibentak. Bahkan, Dewi Perssik juga mengklaim jika dirinya diminta membayar Rp 100 juta jika mau berkurban di wilayah tersebut.

Baca Juga: Setelah Bercerai dari Natasha Rizki, Desta Akui Sering Nangis: Berasa Kalau Ditinggalkan

Load More