- Siswa kelas IX SMPN 3 Sungai Raya menjadi terduga pelempar bom molotov pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 10.40 WIB.
- Polres Kubu Raya berhasil mengamankan terduga pelaku dan sedang mendalami motif insiden pelemparan bahan bakar tersebut.
- Insiden bom molotov di Kubu Raya tidak menimbulkan korban jiwa; lokasi kini telah diamankan dan dilakukan olah TKP mendalam.
Suara.com - Insiden peledakan bom molotov yang menggegerkan SMPN 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (3/2/2026), mengungkap fakta baru. Terduga pelaku aksi tersebut diketahui merupakan siswa aktif di sekolah yang sama dan duduk di kelas IX.
Wakapolres Kubu Raya, Kompol Andri Syahroni, mengatakan terduga pelaku telah diamankan tak lama setelah kejadian. Saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik aksi nekat tersebut.
"Terduga pelaku merupakan salah satu siswa aktif di sekolah," ungkap Kompol Andri Syahroni kepada wartawan.
Ia menegaskan, proses penyidikan masih berlangsung sehingga pihak kepolisian belum dapat menyampaikan informasi lebih rinci terkait latar belakang peristiwa tersebut.
“Sampai saat ini kami belum bisa memberikan informasi lebih, karena semua masih dalam proses penyidikan,” ucapnya.
Peristiwa ledakan sendiri terjadi sekitar pukul 10.40 WIB, tak lama setelah jam istirahat sekolah berakhir. Suara ledakan keras membuat suasana belajar mendadak berubah mencekam. Sejumlah siswa dilaporkan panik dan berlarian keluar kelas akibat ketakutan.
Kapolsek Sungai Raya AKP Hariyanto melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika terduga pelaku melemparkan botol berisi bahan bakar yang disulut api ke area sekolah.
"Benar, telah terjadi dugaan pelemparan bom molotov di SMPN 3 Sungai Raya. Terduga pelaku saat ini sudah berhasil kami amankan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta guna proses pemeriksaan lebih lanjut," ujar Ade dalam keterangan resminya, Selasa (3/2/2026).
Meski sempat memunculkan percikan api dan kepulan asap, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Respons cepat dari pihak sekolah dan warga sekitar berhasil mencegah api merambat ke bangunan utama.
Baca Juga: Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
Usai kejadian, personel Polsek Sungai Raya langsung mengamankan lokasi, memasang garis polisi di sejumlah ruang kelas, serta mengamankan barang bukti. Tim Inafis Sat Reskrim Polres Kubu Raya bersama tim forensik Polda Kalimantan Barat juga diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara secara mendalam.
“Saat ini, personel Polsek Sungai Raya bersama Tim Inafis Sat Reskrim Polres Kubu Raya masih berada di lapangan untuk melakukan olah TKP secara mendalam,” tambah Ade.
Pihak kepolisian memastikan situasi di SMPN 3 Sungai Raya telah terkendali dan berada dalam pengamanan ketat. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kami meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Penyelidikan akan dilakukan secara transparan dan profesional,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Polisi Selidiki Teror ke DJ Donny, dari Kiriman Bangkai Ayam hingga Bom Molotov
-
Diteror Bom Molotov usai Kritik Pemerintah, Ini 7 Fakta Serangan di Rumah DJ Donny
-
Literasi Keuangan Rendah: Mengapa Anak Sekolah Perlu Belajar Bisnis dan Menabung?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua
-
Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina
-
Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan