Sebuah video yang memperlihatkan prosesi pemakaman di tengah hujan badai yang disertai petir viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @lambe_artisviral, hujan yang disertai angin kencang itu membuat tenda dan sejumlah kursi di sekitar makam jadi berantakan.
Tampak pula sejumlah pelayat berlarian mencari perlindungan dari derasnya hujan.
Dalam video tersebut, tampak seorang pria meneriakkan azan di tengah cuaca buruk.
Diduga, video tersebut merupakan prosesi pemakaman Sutan Bhatoegana pada tahun 2016 lalu. Sutan Bhatoegana adalah seorang politikus Partai Demokrat yang juga merupakan tersangka korupsi dan telah divonis 10 tahun penjara pada tahun 2015.
Baru satu tahun menjalani hukuman, kesehatan Sutan Bhatoegana memburuk hingga harus dirawat di Rumah Sakit dan akhirnya meninggal dunia akibat penyakit sirosis hati.
Sutan langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Giri Tama, Bogor. Cuaca buruk yang melanda saat prosesi pemakaman itulah yang membuatnya viral saat ini.
"Cuma mau mengingatkan para koruptor biar sadar," tulis caption pada video tersebut.
Sejumlah warganet pun menyamakan prosesi pemakaman tersebut dengan sinetron azab di televisi.
Baca Juga: Resmi Tampil di Squid Game 2, Ini 4 Rekomendasi Drama Korea Lee Jin Wook
"Nyata ya? Aku pikir film Azab di indosiar tadi," komentar salah satu warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik