Pertandingan BRI Liga 1 2023-2024 antara Persik Kediri dan Arema FC diwarnai kericuhan suporter. Manajemen Arema FC menyampaikan permohonan maaf terkait insiden tersebut.
Wiebie Dwi Andriyas, Manajer Tim Arema FC, menyatakan bahwa kedatangan sejumlah pendukung Arema FC ke Stadion Brawijaya merupakan bentuk dukungan kepada tim mereka dalam laga melawan Persik Kediri.
Terkait regulasi larangan suporter tim tamu, Wiebie menilai perlu ada evaluasi dan adaptasi. Klub akan melakukan sosialisasi, termasuk penjualan tiket secara online, untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Manajemen Arema FC juga berterima kasih kepada Kepolisian Resor (Polres) Kediri Kota dan Polres Kediri atas pengamanan dan penanganan korban dalam insiden tersebut.
Pada pertandingan tersebut, kericuhan menyebabkan puluhan suporter diamankan oleh kepolisian dan panitia pelaksana pertandingan. Persik Kediri keluar sebagai pemenang dengan skor 5-2, menduduki peringkat sembilan, sementara Arema FC berada di posisi ke-17 dalam klasemen sementara.
"Jika memang pendukung Arema FC, kami memohon maaf," kata Wiebie dikutip dari Bolatimes.
"Terkait larangan fans tandang sesuai regulasi itu butuh proses, tentunya untuk adaptasi dan kami dari klub akan membantu," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
3 Fakta Tragedi Sungai Ponorogo, 4 Bocah Bersaudara Tewas Tenggelam!
-
Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025 di Tengah Tekanan Global
-
Minyak Goreng 'Minyak Kita' Langgar HET di Sulsel? Satgas Saber Bongkar Temuan Mengejutkan
-
Angkot Tua Bapak
-
Isi Putusan Cerai Reza Arap Bongkar Dugaan Perselingkuhan Sang Musisi dengan Asisten Pribadi
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
Kepala Pajak Banjarmasin Resmi Ditahan KPK Usai Terjaring OTT, Akui Terima Janji Suap
-
Awalnya Menolong Teman, Dua Bocah SD Ini Justru Tewas Tenggelam