Viral di media sosial seorang anak perempuan membongkar perselingkuhan ibunya dengan seorang camat.
Dengan berani, anak perempuan bernama Tiara tersebut bahkan mengunggah sejumlah bukti chat whatsapp melalui akun Tiktoknya @fairybengbeng.
Dalam bukti percakapan itu, diketahui bahwa sang ibu yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) berdinas di kantor kecamatan yang dipimpin oleh oknum camat ini.
Dalam chat yang dibagikan Tiara, tampak ibunya dan oknum camat ini saling memanggil "sayang".
"Ayo salat dulu sayaang," tulis ibunya Tiara.
"Ayo sayaang.. kita berdoa semoga kita berjodoh dunia akhirat.. amiinn," balas oknum camat tersebut.
Pada chat berikutnya, tampak oknum camat tersebut minta izin untuk datang ke rumah ibunya Tiara. Namun, ia bingung mencari alasannya.
"Aku tak mertamu ke rumah jenangan ya sayang (aku datang ke rumahmu ya sayang)," tulis oknum camat.
"Hyaa monggo sayangku, dengan senang hati," balas ibunya Tiara.
Baca Juga: Perjalanan Hidup Oppenheimer, Penemu Bom Atom yang Kisahnya Jadi Film
"Lha, terus alasanku opo sayang? Alasanku mosok kangen?" tanya oknum camat tersebut.
Tak tahan dengan ulah ibunya, Tiara juga melaporkan dugaan perselingkuhan itu kepada Penjabat (Pj) Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro.
Mengetahui hal tersebut, sang ibu pun marah besar kepada anak gadisnya.
"Anak durhaka. Pengkhianat wong tuo," tulis ibu Tiara dalam chat kepada anaknya.
Dalam balasan chat-nya, Tiara mengaku bahwa dirinya tak suka jika sang ibu menjalin hubungan asmara terlarang dengan oknum camat tersebut.
Menolak disebut berselingkuh, ibunya Tiara berdalih jika hubungannya dengan camat yang bersangkutan hanyalah sebatas atasan dan bawahan di tempat kerja.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali