FIFA memberikan beberapa catatan mengenai Jakarta International Stadium (JIS) yang diusulkan sebagai salah satu stadion penyelenggara Piala Dunia U-17 2023. Salah satu sorotan utama adalah terkait kondisi rumput.
Dilansir dari Bolatimes, menurut FIFA, untuk dapat menggelar Piala Dunia U-17, rumput di JIS harus diganti dan diperbaiki. Hal ini diungkapkan oleh Manajer Lapangan Senior FIFA, Alan Ferguson, dalam surat yang ditujukan kepada PSSI, di mana ia secara khusus membahas perbaikan yang diperlukan.
Berdasarkan hasil penilaian awal manajemen lapangan, FIFA mencatat bahwa saat ini JIS menggunakan sistem rumput hybrid dengan pengisi berukuran 60 mm di bagian atas, biasanya terbuat dari bahan organik.
FIFA menyoroti masalah yang mungkin muncul jika sistem seperti ini dipertahankan, yaitu kesulitan efektivitas akar dalam mencapai bagian alas karpet karena terhalang jarak 5 cm antara zona akar atas dan zona akar bawah, sehingga pertumbuhan akar menjadi tidak efisien.
Selain itu, lapangan dengan jenis karpet seperti ini juga akan mempersulit proses perawatan dengan mekanisme tertentu, masalah ini umum terjadi pada beberapa jenis karpet yang ada di pasaran.
Alan Ferguson mengusulkan agar perubahan ini segera dilakukan agar rumput dapat tumbuh secara optimal menjelang turnamen digelar.
Selanjutnya, Ketum PSSI, Erick Thohir, mengonfirmasi bahwa pihak FIFA akan melakukan inspeksi langsung di JIS dan beberapa stadion lain yang diajukan untuk Piala Dunia U-17 2023.
"Terkait laporan kondisi JIS, FIFA menyampaikan bahwa perlu dilakukan penggantian rumput beserta pemeliharaannya," ungkap Erick.
"Kami akan follow up, termasuk menerima kunjungan FIFA pada 28 Agustus nanti yang juga akan mengecek stadion-stadion yang kita usulkan untuk FIFA U-17," tambahnya.
Baca Juga: Lawan di Asian Games 2022 Tak Sepele, Pelatih Timnas Indonesia Tetap Tenang Hadapi Grup F
Berita Terkait
-
Virgoun Pernah Bicara Kasar, Inara Rusli Tunjukkan Bukti di Chat Saat Sidang Cerai
-
Erick Thohir Sebut FIFA yang Tunjuk Stadion Manahan Jadi Venue Seminal dan Final Piala Dunia U-17: Bukan Saya yang Menentukan
-
Jelang Laga Lawan Turkmenistan, Ranking FIFA Timnas Indonesia Berpeluang Meroket Jika Menang
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bapak-Bapak Wajib Tahu! 7 Daftar Sepeda Budget Pelajar Kualitas Juara untuk Olahraga Pagi
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Paling Sering Muncul di FYP TikTok Mei 2026, Nomor 3 Paling Viral
-
7 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
ASN Kemenkumham Sumsel Meninggal Mendadak di Kos Palembang, Sempat Minta Diantar Pulang
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib