Baru-baru ini, seseorang bernama Robert Herison, seorang karyawan di pabrik kelapa sawit di Bengkalis, Riau, telah dijadikan tersangka.
Hal ini terjadi akibat tindakannya yang melibatkan bendera merah putih yang diikatkan di leher anjing.
Banyak orang yang memandang bahwa tindakan Robert Herison telah menghina lambang negara. Namun, nampaknya pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea memiliki pendapat yang berbeda.
Menurut Hotman Paris, Robert Herison tidak seharusnya dijerat dengan hukuman hanya karena melekatkan bendera merah putih di leher anjing.
"Kepada Kapolda dan Kapolres yang mengawasi Bengkalis, Riau. Seseorang dianggap sebagai tersangka karena mengikatkan bendera ke leher anjing. Pertanyaannya adalah, di mana unsur pidananya?" kata Hotman Paris pada hari Minggu (13/8/2023).
Hotman Paris juga berpendapat bahwa apa yang dilakukan oleh Robert Herison tidak berbeda dengan perlombaan adu balap kereta sapi atau kerbau yang sering diadakan dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI. Dalam perlombaan tersebut, bendera merah putih biasanya ditempatkan pada tubuh sapi atau kerbau.
"Tetapi di mana perbedaannya? Di mana unsur pidananya? Ini bukanlah tindakan yang selama ini dianggap sebagai pidana. Ini adalah kebiasaan. Harap dipertimbangkan kembali di mana unsur pidananya? Bagaimana jika itu bukan anjing?" pungkasnya.
Selain memberikan pandangan mengenai hukuman ini, Hotman Paris juga menawarkan bantuan hukum kepada keluarga Robert Herison.
Untuk informasi lebih lanjut, seorang pegawai pabrik kelapa sawit di Bengkalis, Riau, yang bernama Robert Herison telah dijadikan tersangka karena diduga telah menghina simbol negara.
Baca Juga: Dibilang Labil Gara-gara Hapus Foto Marshel Widianto di Instagram, Censen Beri Jawaban Menohok!
Robert mengikatkan bendera merah putih di leher anjing di pabrik tempat ia bekerja sebagai bagian dari perayaan HUT kemerdekaan RI.
Namun, tindakannya ini akhirnya memicu protes dari banyak netizen. Akhirnya, Robert Herison menyerahkan diri ke Polsek Pinggir dengan didampingi oleh Bhabinkamtibmas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar