Sebuah akun YouTube bernama Timnas Garuda Team membuat sebuah unggahan dengan narasi hoaks yang menyatakan bahwa Timor Leste sengaja mengalah saat bertanding melawan Indonesia pada laga kedua Grup B Piala AFF U-23.
Unggahan dengan muatan narasi tidak benar itu diunggah oleh akun YouTube Timnas Garuda Team pada Minggu (20/8/23).
Unggahan tersebut menggunakan judul hoaks berupa narasi "SEMIFINAL DALAM GENGGAMAN Timor Leste BANTU Timnas Indonesia U-23 Piala AFF, Jadi Harapan Saya"
Selain judul bermuatan narasi yang tidak benar, unggahan tersebut juga menggunakan thumbnail berupa gambar telah direkayasa dengan narasi hoaks sebagai berikut: "TIMOR LESTE SENGAJA MENGALAH UNTUK BANTU INDONESIA LOLOS SEMIFINAL
JADI HARAPAN SAYA, DAN MUNGKIN SELURUH RAKYAT INDONESIA"
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan berita kredibel yang menyatakan bahwa Timor Leste sengaja mengalah saat bertanding dengan Indonesia pada laga kedua Grup B Piala AFF U-23.
Selain itu, hingga saat ini pada Minggu (20/8/23), tidak ada bukti bahwa Timor Leste mengalah dengan Indonesia.
Faktanya, Timor Leste bermain dengan bersungguh-sungguh saat menghadapi Indonesia. Bahkan Indonesia sempat kesulitan menjebol gawang Timor Leste.
Pada babak pertama pertandingan tersebut, Indonesia baru bisa mencetak skor ke gawang Timor Leste pada menit ke 45 melalui sundulan Ramadhan Sananta.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyatakan 'TIMOR LESTE SENGAJA MENGALAH UNTUK BANTU INDONESIA LOLOS SEMIFINAL' merupakan narasi yang salah.
Unggahan tersebut memuat informasi Hoaks dan tidak benar.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Hasil Babak Pertama Timnas Indonesia U-23 vs Timor Leste: Garuda Muda Unggul Berkat Gol Ramadhan Sananta
-
Mulai Tak Betah, Gustavo Almeida Keluar dari Arema, Benarkah?
-
Timnas Indonesia Bisa Kehilangan Rekor Dahsyat di Piala AFF U-23 2023
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF U-23 2023
-
Sempat Tampil Apik, Akankah Elkan Baggott Dipinjamkan? Begini Kata Pelatih Ipswich Town
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob
-
Bagaimana Struktur Baja Masjid Raya Baitul Khairaat Pasca Gempa?
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan