Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memproses dugaan kampanye terselubung yang dilakukan Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution. Hal ini merupakan buntut dari video ajakan memilih Ganjar Pranowo di akun X resmi PDIP yang melibatkan beberapa kepala daerah, termasuk putra sulung dan menantu Presiden Jokowi tersebut.
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menyebut bahwa ajakan seperti itu hanya bisa dilakukan di masa kampanye. Ia juga meminta kepala daerah untuk berhati-hati terkait aturan pemilu, khususnya terkait kampanye.
Meski video tersebut sudah dihapus dari akun X resmi PDIP, Bawaslu mengaku sudah menerima rekamannya.
“Bukan hanya mas Gibran. Banyak kepala daerah yang ada di video. Sekarang kami himbau pada teman-teman kepala daerah untuk tidak melakukan hal tersebut. Karena sekarang masih dalam tahap sosialisasi. Ajakan itu tidak diperkenankan. Kalau mengajak nanti di kampanye, silakan,” kata Rahmat saat ditemui di Jakarta.
Sebelumnya, sejumlah kepala daerah yang merupakan kader PDIP, tampil dalam video dan mengajak masyarakat untuk memilih Ganjar Pranowo sebagai presiden pada Pilpres 2024 .
“Saya Gibran Rakabuming mengajak seluruh warga untuk berbondong-bondong ke TPS di 14 Februari nanti untuk memilih PDI Perjuangan dengan Pak Ganjar,” kata Gibran yang juga muncul dalam video tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim