Timnas Indonesia menghadapi cobaan berat jelang pertandingan melawan Turkmenistan di FIFA Matchday September 2023. Kabar yang mengguncang adalah absennya salah satu pemain kunci, Shayne Pattynama, yang sebelumnya telah diandalkan untuk membela Timnas Indonesia. Namun, sekarang muncul pertanyaan besar, mengapa Shayne Pattynama memutuskan untuk tidak bergabung dengan timnas?
Pertandingan Timnas Indonesia melawan Turkmenistan dijadwalkan akan berlangsung pada Jumat (8/9/2023) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur. Laga ini memiliki arti penting dalam persiapan Timnas Indonesia menuju berbagai kompetisi internasional.
Namun, berdasarkan informasi yang muncul dalam channel YouTube Bung Ropan, Shayne Pattynama tampaknya tidak akan berpartisipasi dalam pertandingan tersebut. Menurut Bung Ropan, bek kiri Timnas Indonesia ini memilih untuk tidak terbang ke Indonesia dan mengurungkan niatnya untuk bergabung dengan timnas. Alasannya, dia dikabarkan mengalami tingkat kelelahan dan kecapekan yang cukup parah.
"Bung Ropan mengatakan bahwa Shayne Pattynama membatalkan rencananya untuk pergi ke Indonesia, khususnya ke Surabaya. Kemungkinan besar, kondisinya yang lelah dan kelelahan menjadi alasan utama dia memutuskan untuk tidak berangkat. Padahal, dia sebelumnya sudah bersiap. Pelatih Viking FC juga sudah memberikan izin baginya untuk terbang ke Indonesia," ungkap Bung Ropan dalam videonya.
Sebelumnya, Shayne Pattynama telah tampil penuh selama 90 menit saat membela Viking FK dalam pertandingan melawan Valerenga. Ia bahkan memberikan kontribusi penting dengan mencatatkan assist kepada bek lawan, sehingga Viking FK berhasil menghindari kekalahan.
Kehilangan Shayne Pattynama merupakan pukulan telak bagi Timnas Indonesia yang sebelumnya juga kehilangan tiga pemain kunci, yakni Dimas Drajad, Yakob Sayuri, dan Yance Sayuri yang dilaporkan mengalami cedera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
Sesi Sambutan di Acara Resmi, Warisan Feodal yang Dianggap Normal
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Lina Mukherjee Kena Body Shaming Bekas Luka Caesar, Amanda Manopo Kasih Pembelaan Begini
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa
-
Di Tiongkok Guru Setara Dokter, di Indonesia Guru Honorer Dijerat Judi Online: Ada Apa?
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?