Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau, menjadi sorotan pada Kamis, 7 September 2023, ketika aparatur kepolisian dan TNI tiba untuk memasang patok batas lahan Rempang Eco City.
Namun, apa yang terjadi berikutnya adalah aksi protes dari masyarakat yang merasa terancam akan relokasi dari tanah kelahiran mereka. Berikut adalah beberapa fakta penting terkait kerusuhan di Pulau Rempang:
1. Protes Terhadap Rencana Relokasi
Masyarakat Pulau Rempang melakukan aksi protes karena merasa terancam akan direlokasi dari tanah kelahiran mereka. Sekitar 10.000 warga dari 16 kampung adat dilaporkan akan terdampak oleh proyek Rempang Eco City.
2. Keluhan kepada DPR RI
Pada Juni 2023, perwakilan dari masyarakat Pulau Rempang mengadukan keluhan mereka kepada Fraksi PKB DPR RI. Mereka berbicara tentang potensi relokasi warga dan dampak negatif yang mungkin timbul, seperti kehilangan pekerjaan dan potensi konflik di lokasi baru.
3. Perlindungan Hukum ke Jokowi
Masyarakat Pulau Rempang telah meminta perlindungan hukum kepada Presiden Joko Widodo agar tidak direlokasi dalam proyek Rempang Eco City yang akan dikerjakan oleh BP Batam dan PT Makmur Elok Graha.
4. Dampak Gas Air Mata
Akibat kerusuhan tersebut, beberapa pelajar SMPN 22 Batam dilaporkan pingsan karena terkena efek gas air mata yang mengarah ke sekolah pada hari yang sama.
5. Tuntutan Sesuai Hukum
Kuasa Hukum masyarakat Pulau Rempang telah menegaskan bahwa tuntutan mereka sesuai dengan hukum tanah nasional dan prinsip penghormatan pada hak-hak masyarakat atas tanah mereka.
Kerusuhan Pulau Rempang adalah contoh nyata ketegangan yang dapat timbul dalam proyek pembangunan yang melibatkan relokasi masyarakat. Hal ini juga mencerminkan pentingnya penghormatan hak-hak masyarakat dalam pengembangan proyek pembangunan kepentingan umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa