/
Minggu, 10 September 2023 | 20:26 WIB
Presiden AFC, Sheik Salman bin Ebrahim Al Khalifa ([Reuters via Suara.com].)

Sebuah akun YouTube bernama Sportipedi membuat unggahan dengan narasi hoaks yang menyatakan bahwa Presiden AFC, Shaikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa memberikan kejutan untuk Timnas Indonesia U-23 usai menang melawan China Taipei dengan skor 9-0.

Unggahan dengan muatan narasi tidak benar itu diunggah oleh akun Sportipedi pada Kamis (9/9/23).

Unggahan tersebut menggunakan judul hoaks berupa narasi "AFC TERKESIMA !! Timnas Indonesia Dapat Kejutan Dari Presiden AFC Usai Bantai China Taipe 9-0"

Selain judul bermuatan narasi yang tidak benar, unggahan tersebut juga menggunakan thumbnail berupa gambar telah direkayasa dengan narasi hoaks sebagai berikut: "SAYA MULAI SUKA INDONESIA
PRESIDEN AFC LANGSUNG KATAKAN INI KEPADA TIMNAS INDONESIA USAI BANTAI TAIWAN"

CEK FAKTA:

Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan berita kredibel yang menyatakan bahwa Presiden AFC, Shaikh Salman memberikan kejutan untuk Timnas Indonesia usai menang melawan China Taipei.

Selain itu, hingga saat ini pada Minggu (10/9/23), Presiden AFC, Shaikh Salman tidak memberikan kejutan untuk Timnas Indonesia U-23 usai menang melawan China Taipei.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyatakan 'AFC TERKESIMA !! Timnas Indonesia Dapat Kejutan Dari Presiden AFC Usai Bantai China Taipe 9-0"' merupakan narasi yang salah.

Unggahan tersebut memuat informasi Hoaks dan tidak benar.

Baca Juga: Ratri/Khalimatus Rebut Emas Ganda Putri Para Badminton International 2023

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More