PSS Sleman memiliki alasan untuk merasa bangga dengan salah satu pemain mudanya, Hokky Caraka. Penyerang muda berbakat ini telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam permainannya bersama Timnas Indonesia U-23. Kehadirannya di timnas mendapat apresiasi khusus dari pelatih kepala PSS Sleman, Marian Mihail.
Pelatih asal Rumania tersebut menegaskan bahwa keputusan untuk menurunkan Hokky Caraka di Timnas Indonesia U-23 bukan hanya karena alasan persaingan atau kepentingan klub. Hokky dianggap sebagai pemain yang sangat menjanjikan dan berpotensi untuk memberikan kontribusi besar, bukan hanya bagi PSS Sleman, tetapi juga untuk sepakbola Indonesia secara keseluruhan.
"Mari kita lihat bagaimana dia berhasil mencetak satu gol melawan Taiwan. Itu membuktikan bahwa dia adalah pemain yang penting. Tidak hanya untuk PSS Sleman, tetapi juga untuk negara ini," tegas Coach Mihail dikutip dari situs resmi PSS.
Pelatih berpengalaman berusia 67 tahun itu juga memberikan nasihat kepada Hokky Caraka untuk tetap berusaha keras dan tetap rendah hati meskipun telah mendapatkan kesempatan bermain di tingkat internasional. Dia berharap Hokky akan terus memberikan kontribusi maksimal kepada tim PSS Sleman untuk meraih hasil yang baik dalam kompetisi musim ini.
Selain Hokky Caraka, pelatih Mihail juga memberikan perhatian khusus terhadap Jihad Ayoub, bek tengah PSS asal Lebanon, yang juga terlibat dalam timnasnya. Baginya, kontribusi kedua pemain ini di timnas adalah tanda masa depan yang cerah bagi PSS Sleman.
"Dalam jangka panjang, saya berharap akan ada lebih banyak pemain dari PSS Sleman yang menjadi pilar di Tim Nasional. Hal ini sebagaimana yang telah terjadi dengan Borneo FC Samarinda yang telah menyumbangkan beberapa pemainnya ke Timnas Indonesia senior dan Tim Indonesia U-23," tambahnya.
Keberhasilan Hokky Caraka di Timnas Indonesia U-23 tentu memberikan semangat dan inspirasi bagi pemain muda lainnya di PSS Sleman, serta menunjukkan bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membawa mereka ke level yang lebih tinggi dalam dunia sepakbola.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung