/
Kamis, 14 September 2023 | 16:29 WIB
Timnas Iran. (the-ffiri.com)

Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 telah berakhir dengan beberapa kontroversi yang mencuat terkait laga terakhir antara Uzbekistan dan Iran. Ketidakjelasan dalam laporan hasil pertandingan yang disampaikan oleh AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) telah memunculkan pertanyaan tentang integritas kompetisi tersebut.

Sebanyak 15 negara berhasil memastikan tempat mereka dalam putaran final Piala Asia U-23 2024 yang akan digelar di Qatar pada bulan April mendatang. Namun, perdebatan terjadi terkait seleksi empat negara yang berhak melaju sebagai Runner Up terbaik.

Empat negara yang menjadi Runner Up terbaik ini terpilih berdasarkan beberapa kriteria, termasuk poin, selisih gol, dan poin kedisiplinan. Namun, keputusan AFC untuk mengunggulkan Malaysia sebagai salah satu Runner Up terbaik atas Iran menjadi sumber kontroversi.

Kontroversi ini mencuat setelah laga terakhir Iran melawan Uzbekistan di grup E. Iran merasa dicurangi dalam pertandingan tersebut karena pemain Uzbekistan, Khusanov Abdukodir, seharusnya diusir keluar lapangan di menit ke-90 setelah menerima kartu kuning kedua. Sebelumnya, Khusanov Abdukodir sudah menerima kartu kuning di menit ke-41.

Selain itu, Iran juga merasa bahwa keputusan wasit memberikan empat kartu kuning kepada pemain mereka dalam pertandingan tersebut merugikan mereka dalam perhitungan poin kedisiplinan.

Keanehan ini juga mencuat dalam laporan resmi AFC. Di laman resmi AFC, hanya kartu kuning yang diberikan kepada Khusanov Abdukodir di menit ke-90 yang dicatat, sedangkan kartu kuning yang diberikan di menit ke-41 diabaikan.

Lebih lanjut, AFC juga tidak merilis data pertandingan Uzbekistan vs Iran segera setelah pertandingan berakhir, yang berbeda dengan hasil pertandingan dari grup lain yang langsung diunggah.

Dalam menghadapi kontroversi ini, Iran mengungkapkan niatnya untuk melaporkan kejadian dalam laga kontra Uzbekistan kepada AFC dan meminta pengguguran hasil pertandingan tersebut. Meskipun demikian, AFC belum memberikan respons resmi terkait permintaan tersebut dan tetap memutuskan bahwa Malaysia berhak melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2024.

Kontroversi ini telah memicu berbagai reaksi di kalangan pecinta sepak bola dan memunculkan pertanyaan tentang integritas kompetisi ini. Dalam menghadapi ketidakpastian ini, kita akan terus mengikuti perkembangan dan keputusan resmi dari AFC terkait masalah ini.

Baca Juga: Beredar Foto Diduga Oklin Fia Tanpa Hijab di Ranjang Hotel, Disebut Lagi Temani Bos

Load More