Belakangan viral video wawancara Maudy Ayunda saat ditanya kebijakan apa yang ingin diterapkan jika dirinya menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Tanpa perlu waktu lama, Maudy Mayunda langsung menyebut ingin mengubah assessment (evaluasi pendidikan) yang ada di Indonesia.
"Bisa dibilang aku akan mengubah satu, assessment. Karena assessment itu sebagap filter yang akhirnya berdampak pada cara guru mengajar, murid belajar, dan orangtua menfasilitasi anak," ujarnya, dikutip dari video yang diunggah ulang akun Instagram @hosipupdateofficial, Rabu (13/9/2023).
Lebih lanjut, Maudy menjelaskan assesment yang ia maksud adalah soal multiple choice (pilihan ganda). Menurutnya jika multiple choice diubah dengan open ended question (pertanyaan terbuka) maka akan berdampak ke banyak hal.
"Kalau asessment-nya itu open ended question dan bukan multiple choice pasti murid juga belajarnya beda, guru juga ngajarnya beda dan akhirnya yang di-grading itu critical thinking and analyzing dibandingin sama memorization," beber lulusan Oxford University ini.
Meski terlihat sepele, menurut Maudy Ayunda itu akan menjadi revolusi untuk pendidikan di Indonesia. Bagi Maudy, hal itu juga menjadi salah satu cara untuk memenuhi misinya dalam membangun budaya cinta belajar di Indonesia.
"Sesuatu yang kecil, yang menurut aku bisa revolutionary. Tentunya akan ada banyak lainnya ya, maksudnya pendidik nggak cuma itu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN