Betapa hancurnya hati Samsul Arif mengetahui putrinya yang masih duduk di kelas 2 SD divonis buta permanen oleh dokter gara-gara matanya dicolok dengan tusuk bakso oleh kakak kelas.
Perundungan keji itu terjadi di sebuah SD negeri di Menganti, Gresik, Jawa Timur, saat sekolah tersebut sedang menggelar lomba Agustusan, 7 Agustus lalu.
Menurut Samsul, saat itu memang semua murid keluar kelas untuk melakukan lomba Agustusan. Mereka bercampur di halaman sekolah, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6.
Tiba-tiba, putri Samsul ditarik oleh seorang kakak kelas ke sebuah lorong yang ada di antara ruang guru dan pagar sekolah. Putrinya itu dimintai uang jajan secara paksa.
"Karena nggak mau, wajah anak saya ditutupi tangan, kemudian tusuk bakso itu dicolok-colokan dari atas ke bawah di bagian mata kanan anak saya," kata Samsul.
Putrinya yang ketakutan pun lari dan membasuh matanya yang berdarah dengan air. Diketahui, darah sampai mengotori baju seragamnya.
Saat pulang sekolah, putrinya itu mengeluh mata kanannya tidak bisa melihat. Samsul pun memeriksakan putrinya ke Rumah Sakit Cahaya Giri yang berada di Bringkang, Menganti.
Dari rumah sakit tersebut, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit RSMM Jawa Timur, hingga akhirnya dirujuk lagi ke RSUD dr Soetomo.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di RSUD Dr Soetomo, dokter menyebut bahwa ada kerusakan pada saraf mata kanan putrinya. Hal itu membuat mata kanan putrinya mengalami kebutaan permanen.
Baca Juga: Profil Durek Verret, Dukun Hollywood yang Bikin Putri Norwegia Bucin
Tak terima dengan kekerasan yang menyebabkan putinya cacat, Samsul pun mendatangi sekolah untuk mencari tahu siapa pelakunya.
Menurut Samsul, anaknya tidak tahu nama pelakunya, tapi tahu wajahnya.
Karena pihak sekolah tidak mau memperlihatkan rekaman CCTV, Samsul pun melaporkan kejadian itu ke Polres Gresik pada 28 Agustus 2023.
Laporan ini telah diterima polisi, dan disebutkan bahwa polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Marak Teror Pocong Viral di Media Sosial, Polresta Solo Imbau Warga Tetap Waspada
-
Harga Terlalu Murah Jadi Senjata Makan Tuan Bisnis Mobil Listrik Xiaomi
-
Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Motif di Balik Riset Fiktif Peneliti WNI di Denmark