Fujianti Utami alias Fuji dan kapten Timnas Asnawi Mangkualam belakangan ramai diberitakan menjalin hubungan asmara.
Kendati tak pernah umbar kemesaraan di media sosial masing-masing, momen kedekatan keduanya sudah banyak dibagikan oleh akun fanbase mereka.
Karenanya, banyak hal tentang Fuji dan Asnawi terus dikulik. Salah satunya soal penghasilan mereka yang sempat dibandingkan.
Dihimpun dari berbagai sumber, menyebut gaji Asnawi yang berkisar Rp1 miliar per tahun jauh lebih rendah dibanding Fuji. Pasalnya Fuji disebut bisa meraup angka belasan miliar dari per tahun.
Seperti yang diketahui, Fuji memang tengah kebanjiran endorse serta job lainnya di dunia hiburan.
Menanggapi soal itu, Haji Faisal selaku ayah Fuji tak ambil pusing. Ia pun tak menuntut bahwa pasangan putrinya kelak harus punya kondisi finansial yang setara.
Baginya selama sang anak nyaman dengan kondisi tersebut, maka ia akan merestui. "Kalau itu berpulang pada anak. Kalau anak sudah setuju, rasa nyaman, dia suka, ya sudah," ungkap Haji Faisal dikutip dari Rumpi TransTV, Kamis (21/9/2023).
Masalah finansial sendiri bukan syarat utama yang Haji Faisal permasalahkan untuk calon menantunya kelak.
Yang terpenting, calon menantu berasal dari keluarga yang baik dan anaknya cocok. "Kalau saya sih setuju-setuju aja, tergantung anak. Kriterianya yang penting orang baik, keluarga baik," imbuhnya.
Baca Juga: Kompetisi Liga 1 Dihentikan, Siap-siap Timnas Ditransfer ke Piala Asia U-23
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
Terkini
-
Bedak Marcks Varian Pink untuk Warna Kulit Apa? Ini Fungsinya saat Makeup
-
Kriminalisasi NPL Disorot, Pakar Minta Risiko Bisnis Tak Otomatis Dibawa ke Tipikor
-
Target Sah Desember! RUU Perampasan Aset Izinkan Negara Sita Harta Pelaku Tanpa Tunggu Vonis
-
KAI Commuter Siagakan 126 Personel Gabungan TNI-Polri Menyusul Demonstrasi di Jakarta
-
Lolos dari Maut: Detik-detik Pemasang WiFi Tersengat Listrik di Tanggamus
-
45 WNI Ada di Nepal saat Banjir Bandang Terjang Berbatasan China
-
Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Kawal RUU Perampasan Aset: Waspada Provokator, Semangat Warga Jaga Warga
-
Perkuat Sistem Ekonomi Kerakyatan, BRI Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Jelang Demo DPR, 65 Orang Diciduk Bawa 7 Jeriken Bensin hingga Ratusan Botol Molotov