Sang Raja Dangdut Rhoma Irama belum lama membuat publik terkejut karena mendadak bicara seolah ajalnya sudah dekat. Dalam sebuah wawancara, ia mengaku sudah menyiapkan wasiat untuk keluarga dan ahli waris.
Dalam wasiat tersebut, Rhoma Irama ingin studio rekaman miliknya, Soneta Records, untuk menjadi museum sekaligus lokasi makamnya kelak.
"Salah satu wasiat saya adalah saya minta Soneta Record ini djadikan museum. Untuk melengkapi museum ini, makam saya harus ada di sini," ujar Rhoma Irama dikutip dari akun Instagram @lambegosiip, Minggu (24/9/2023).
Rhoma Irama sendiri merupakan sosok penting dan disegani di belantika musik Indonesia. Berikut profil Rhoma Irama yang dirangkum dari berbagai sumber.
Profil Rhoma Irama
Rhoma Irama yang memiliki nama lengkap Raden Haji Oma Irama merupakan seorang penyanyi, penulis lagu dan aktor. Ia lahir pada 11 Desember 1946 di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Rhoma Irama lahir dari pasangan Raden Burdah Anggawiyah dan ibunya bernama Titi Djuariyah. Sang ayah diketahui merupakan seorang komandan gerilyawan Garuda Putih di Tasikmalaya selama masa-masa penjajahan.
Karirnya menjadi musisi dimulai sejak dini, yakni saat berusia 11 tahun dengan membentuk band Tornado bersama sang kakak, Benny Muharam.
Band Tornado tersebut kemudian berganti menjadi Gayhand pada tahun 1963. Namun namanya mulai naik daun ketika merilis lagunya yang berjudul Ke Binaria bersama band pop Orkes Melayu Purnama.
Akhirnya pada Desember 1970, Rhoma Irama keluar dari Orkes Melayu Purnama dan mendirikan grup Soneta.
Setelah mendirikan Soneta, karier Rhoma Irama semakin bersinar dan meraih berbagai penghargaan, bahkan tercatat memperoleh 11 Golden Record.
Selama masa ketenaran bersama Soneta inilah ia mulai dijuluki sebagai "Raja Dangdut".
Lagu-lagu Rhoma Irama mengangkat berbagai topik, seperti agama, cinta remaja, penghormatan kepada orangtua, hingga nasionalisme. Bahkan, lagu yang ia ciptakan sering kali bernada kritik sosial.
Ia juga mengangkat fenomena masyarakat kelas bawah lewat lagunya yang populer seperti Begadang, Gelandangan, dan Roda Kehidupan.
Selain karirnya yang gemilang di dunia musik, Rhoma Irama juga sukses di dunia film dengan membintangi sejumlah judul populer, yakni "Darah Muda," "Camelia," "Raja Dangdut," dan "Satria Bergitar".
Tapi tak cuma menjadi musisi, Rhoma Irama juga sering terlibat dalam urusan-urusan politik. Tercata Rhoma Irama pernah melakukan kampanye mempromosikan PPP pada masa awal-awal Orde Baru dan pernah menolak bergabung bersama Golkar.
Demikian profil Rhoma Irama, sang Raja Dangdut Indonesia yang sudah memberikan warna tersendiri bagi perkembangan musik di Indonesia, terutama dangdut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
4 Tablet Murah yang Cocok untuk Anak Sekolah, Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar
-
Ulasan The Winning Try: Kisah Tim Rugby Buangan yang Layak Diperjuangkan
-
Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau