Pasangan Dwi Sasono dan Widi Mulia ternyata punya selera yang unik soal desain rumahnya. Rumah yang berdiri di atas lahan 700 meter persegi itu mengusung konsep industrial ala vila di Yogyakarta.
Yang tak kalah unik, pasangan ini memanfaatkan barang-barang bekas untuk mengisi rumahnya, lho. Menurut Dwi Sasono, mereka berkomitmen tak ingin menambah lagi sampah di bumi.
Seperti apa potret rumah Dwi Sasono dan Widi Mulia ini?
1. 90% barang bekas
Rumah yang dibangun sejak tahun 2013 itu banyak memanfaatkan barang bekas untuk perabotannya.
"Gue udah mikir gak mau lagi menambah sampah, barang-barang bekas kita manfaatin," kata Dwi Sasono.
2. Menanam sayur-mayur sendiri
Selain tanaman yang meneduhkan, halaman rumah Dwi Sasono juga ditanami dengan berbagai sayuran untuk dikonsumsi sendiri. Salah satunya adalah bayam brazil yang ditanamnya di tepi dinding luar rumah.
3. Komposit untuk mengumpulkan sampah organik
Baca Juga: Cara Masak Daging Sapi Biar Cepat Empuk, Cocok untuk Topping Soto
Di halaman rumahnya, Dwi Sasono membangun komposit tempat ia mengumpulkan sampah-sampah organik, seperti daun kering dan sisa makanan. Nantinya, sampah organik ini akan menjadi kompos yang menyuburkan tanaman di rumahnya.
"Jadi secara fermakultur, jadi apa yang kita makan dari tanah yang kita tinggal, terus nanti sisanya kita keluarkan juga di sini, jadi suatu rantai kehidupan," jelas Dwi Sasono.
4. Wall of art
Ada satu bagian di dinding rumahnya yang didedikasikan untuk memajang hasil karya teman-teman dan anak-anak, mulai dari lukisan, foto, ukiran, dan sebagainya.
"Jadi semua karya-karya ya dari temen kita, terus karya anak-anak kita taro disini," ucap Dwi Sasono mengenai sudut yang sering disebut mirip dengan museum atau galeri ini.
5. Teduh berkat banyaknya pepohonan
Rumah Dwi Sasono tampak begtu teduh dengan banyaknya pepohonan di halaman samping dan belakang. Dwi Sasono mengaku sangat suka dengan pohon dan tanaman. Dia bahkan tak menebang satu pohon pun yang ada di rumahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
4 Mix and Match Daily OOTD ala Giselle aespa untuk Hangout dan Ngopi Cantik
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
5 Cara Mencuci Sepatu Putih yang Menguning, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
The Motherhood Penalty: Dosa Karier yang Harus Dibayar Mahal oleh Perempuan