Pengacara kondang Hotman Paris turut mengomentari kasus kopi sianida Jessica Wongso yang belakangan kembali ramai diperbincangan.
Seperti yang diketahui, Jessica Wongso dinyatakan bersalah atas kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin.
Pada 2016, hakim menjatuhi Jessica hukuman penjara 20 tahun padahal tak ada bukti kuat yang memperlihatkan wanita tersebut memasukkan racun sianida ke dalam kopi yang diminum Wayan Mirna Salihin.
Lewat Instagram, Hotman Paris menyayangkan keputusan hakim yang menurutnya cacat hukum. Sebab, seseorang harusnya tidak bisa divonis hukuman kalau buktinya masih ragu-ragu.
Dalam salah satu video, Hotman Paris pun menyinggung bagaimana menyelamatkan Jessica yang divonis bersalah. Padahal tingkat putusannya berstatus Peninjauan Kembali (PK) yang sudah tidak bisa diubah lagi.
Sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia, Hotman Paris mengatakan satu-satunya cara supaya Jessica Wongso bisa menghirup udara bebas adalah dengan mengajukan grasi kepada presiden.
"Minta Jessica ajukan grasi ke Presiden (Jokowi). Tapi betul dengan catatan di belakang layar sudah ada komitmen grasinya tersebut akan dikabulkan," tutur Hotman, dikutip Rabu (4/9/2023).
"Karena apa? Grasi artinya mengakui perbuatan. Kalau sampai Jessica permohonan grasinya ditolak, maka semakin blunder bagi Jessica, karena grasi itu artinya mengakui perbuatan," imbuhnya.
Menurut Hotman Paris, itu adalah satu-satunya jalan untuk membebaskan Jessica dari jerat hukuman puluhan tahun.
Baca Juga: Sudah Cerai, Hanum Mega Ungkap Alasan Dirinya Masih Bertemu Mantan Suami
"Sudah tidak ada PK di atas PK. PK tidak bisa dua kali. Satu-satunya jalan ya grasi dari Presiden. Tapi dengan satu catatan bahwa Bapak Presiden akan kabulkan grasi jika nanti diajukan oleh Jessica," tandasnya.
Sebagai informasi, sosok Jessica Wongso kembali menuai simpati netizen setelah kasus hukum yang menimpanya pada 2016 dibuat film dokumenter oleh Netflix.
Film dokumenter berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso itu dirilis pada 28 September 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Jangan Sampai Kehabisan! Promo Indomaret Terbaru April Banyak Diskon Besar & Beli Gratis
-
Cek Fakta: Heboh Donasi Fantastis ke Iran dari Warga RI, Benarkah atau Hoaks?
-
Review Jujur Sepatu Lari Murah di Decathlon, Layakkah Dipakai Lari 5 Km Setiap Pagi di 2026?
-
Siswa SMP Islamic Center Siak Meninggal Kena Ledakan Senapan 3D saat Ujian Praktik
-
Bayi di Kampar Diberi Nama Ali Khamenei, Langsung Didatangi Kedubes Iran
-
Cara Memilih Sunscreen Spray yang Tidak Merusak Makeup di 2026, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
L'Oreal Brandstorm 2026: Anak Muda ITB Wakili Indonesia ke Paris Lewat Inovasi Parfum Pintar
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle