Cristiano Ronaldo, nama yang tak asing lagi di dunia sepakbola, kini sedang berusaha menaklukkan Liga Champions Asia dengan tim barunya, Al Nassr. Namun, tahukah Anda bahwa pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, pernah menjadi bagian dari sejarah yang tidak diketahui banyak orang dalam ajang yang sama?
Cristiano Ronaldo telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia, bahkan diakui dengan sebutan "Mr. Liga Champions" karena prestasinya di kompetisi klub Eropa tersebut. Namun, kini dia tengah mencoba peruntungannya di Liga Champions Asia, dan penampilannya di fase grup cukup mengesankan dengan satu gol dalam dua pertandingan.
Tetapi, sebelum Ronaldo menjadi sorotan di Liga Champions Asia, ada satu nama yang telah mencatatkan prestasi besar di kompetisi tersebut, yakni Shin Tae-yong. Saat ini, dia menjadi pelatih Timnas Indonesia, tetapi dia memiliki catatan gemilang sebagai pemain.
Shin Tae-yong secara tidak langsung memiliki sejarah bersama Al Nassr dalam Liga Champions Asia. Pada tahun 1995, ketika kompetisi tersebut masih dikenal sebagai Asian Club Championship, tim yang diperkuat oleh Shin Tae-yong, Ilhwa Chunma, berhasil menggagalkan upaya Al Nassr untuk meraih gelar juara.
Dalam laga final yang berlangsung sangat sengit, Ilhwa Chunma berhasil mengalahkan Al Nassr dengan skor tipis 1-0. Gol kemenangan dicetak oleh Lee Tae-hong pada menit ke-110, yang membuat Al Nassr harus menerima kekalahan pahit tersebut.
Kegagalan tersebut ternyata masih membayangi Al Nassr hingga saat ini, karena mereka belum pernah merasakan manisnya gelar juara Liga Champions Asia. Prestasi terbaik mereka hanya sebatas menjadi runner-up pada edisi 1995, dan sejak itu, mereka belum mampu mengulanginya meskipun telah mencoba dalam sepuluh kesempatan, termasuk pada tahun 2022.
Saat ini, Shin Tae-yong mengabdikan dirinya sebagai pelatih Timnas Indonesia, dan dia terus berusaha membawa prestasi gemilang bagi tim Garuda. Meskipun banyak yang belum mengetahui perannya dalam sejarah Liga Champions Asia, catatan prestisiusnya sebagai pemain tetap patut diacungi jempol. Semoga prestasi tersebut dapat menginspirasi Timnas Indonesia dalam meraih sukses di masa depan.
Tag
Berita Terkait
-
Ini Deretan Pemain yang Tak Dipanggil Lagi oleh Shin Tae-yong di Laga Lawan Brunei Darussalam, Dulunya "Langganan"
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026: Siapa Saja 25 Pemain yang Dipanggil Shin Tae-yong untuk Bela Timnas Indonesia?
-
Ketimbang Indra Sjafri, Netizen Jagokan Sosok Ini Jadi Pelatih Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 2025
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha