Iis Dahlia, pedangdut ternama tanah air, belakangan ini menjadi perbincangan hangat karena gaya parentingnya yang patut diacungi jempol. Anak-anaknya, Salshadilla Juwita dan Devano Danendra, terlihat menjalani gaya hidup sederhana yang berbeda dari sebagian besar anak-anak selebriti lainnya.
Iis Dahlia membocorkan bahwa Salshadilla Juwita, anak sulungnya, memiliki kebiasaan yang patut dicontohi. Saat bekerja, Salshadilla lebih memilih naik MRT daripada menggunakan mobil pribadi. Adiknya, Devano Danendra, juga tidak terlalu tertarik dengan pakaian bermerek yang sering menjadi tren di kalangan anak muda.
Hal yang menarik perhatian adalah bahwa keduanya tidak lagi menerima uang jajan tunai, sebaliknya, Iis Dahlia memberikan mereka kartu kredit sebagai gantinya. Iis Dahlia secara aktif mengawasi pengeluaran anak-anaknya dan sering kali berperan sebagai "polisi" yang mengingatkan mereka untuk tidak boros.
"Meskipun kartu kredit digunakan untuk transaksi, saya selalu mengingatkan mereka untuk bertanggung jawab," kata Iis Dahlia dikutip dari Glow.
"Dalam hal ini, saya selalu mengatakan kepada mereka, misalnya, 'Tulis berapa pendapatan bulan ini dan berapa pengeluarannya,' jadi mereka tahu bagaimana cara hidup hemat," lanjutnya.
Selain itu, Iis Dahlia juga membagikan alasan mendalam di balik pendidikan sederhana yang diberikan kepada Salshadilla dan Devano. Dia ingin anak-anaknya tidak hanya terbiasa dengan hidup bermewah-mewah dan berfoya-foya, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat tentang pengelolaan keuangan yang bijak.
Iis Dahlia menyadari bahwa hidup adalah perjalanan yang tidak selamanya ia dan suaminya akan hadir dalam kehidupan anak-anaknya. Oleh karena itu, ia ingin mempersiapkan mereka untuk masa depan yang mandiri, jika suatu hari nanti ia tidak lagi ada.
"Saya merasa bahwa kita (Iis Dahlia dan suami) tidak akan selalu hadir dalam hidup mereka," ujarnya.
"Misalnya suatu hari saya tidak ada, atau suami saya tidak ada, saya berharap anak-anak semua bisa mandiri dan mandiri dalam hal finansial. Semoga mereka terlindungi dengan baik," tambahnya.
Baca Juga: Pemilihan Pemain oleh Shin Tae-yong Banyak Dikritik, Asisten Ungkap Alasan Tak Terduga
Gaya parenting Iis Dahlia yang fokus pada pendidikan keuangan dan hidup sederhana adalah contoh positif bagi banyak orang tua. Ia menunjukkan bahwa mengajarkan anak-anak untuk hidup hemat dan bertanggung jawab secara finansial adalah langkah yang bijak untuk mempersiapkan masa depan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI