Timnas Indonesia telah sukses melewati babak pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan prestasi yang gemilang. Kemenangan besar dengan agregat 12-0 atas Brunei Darussalam telah memastikan mereka melangkah ke babak penyisihan grup ronde kedua.
Namun, tantangan lebih berat menanti di fase selanjutnya, dan inilah syarat agar Timnas Indonesia bisa lolos ke babak selanjutnya dan semakin mendekati impian Piala Dunia.
Dalam leg kedua babak pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Sultan Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, telah memenuhi janjinya untuk melakukan rotasi dalam susunan pemain.
Perubahan yang dilakukan terbukti efektif, dengan kemenangan besar 6-0 yang membawa Indonesia unggul agregat 12-0, mengingat kemenangan besar juga diraih pada leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dengan skor yang sama.
Dalam pertandingan tersebut, gol-gol kemenangan Timnas Indonesia dicetak oleh Hokky Caraka, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, Rizki Ridho, dan Ramadhan Sanata. Ramadhan Sanata bahkan menyamai torehan Dimas Drajad dengan koleksi 3 gol.
Dengan demikian, Timnas Indonesia telah memastikan diri lolos ke babak penyisihan grup ronde kedua dalam Grup F. Namun, perjalanan ke Piala Dunia 2026 masih memerlukan upaya keras. Di grup penyisihan kedua ini, Timnas Indonesia akan bersaing dengan lawan-lawan yang lebih berat, yaitu Irak, Vietnam, dan Filipina.
Untuk bisa melangkah lebih jauh dan semakin mendekati impian Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan diikuti 48 tim, Timnas Indonesia harus finis sebagai dua teratas dalam Grup F ini.
Persaingan di babak penyisihan grup tentu akan semakin ketat, dan para pemain serta pelatih Timnas Indonesia akan perlu menunjukkan performa terbaik mereka untuk mencapai target ini.
Baca Juga: Putrinya Dituding Cuek ke Aaliyah Massaid, Ibu Fuji Beri Tanggapan Bijak
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
13 Terdakwa Little Aresha Akhirnya Disidang, Orang Tua Korban Desak 4 Pelaku Lain Diproses Hukum
-
Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?
-
Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah
-
Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto
-
Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini
-
Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan