Israel, yang sering kali dikira sebagai pihak yang menerima bantuan terbesar dari Amerika Serikat. Namun rupanya bukan. Usut punya usut, Israel adalah pihak terbesar kedua, menyusul Afghanistan sebagai penerima bantuan terbanyak dari Amerika Serikat.
Sputnik mengutip pejabat yang akrab dengan permintaan tersebut, mengatakan bahwa paket bantuan kepada Israel ini mendapatkan dukungan bipartisan di Kongres Amerika Serikat dan diharapkan akan segera disahkan dalam beberapa minggu setelah kunjungan Presiden Joe Biden ke Israel pada hari Rabu.
Jika disetujui, total bantuan yang telah diberikan oleh Amerika Serikat kepada Israel selama dua dekade terakhir akan jauh melampaui bantuan keuangan yang diberikan kepada Ukraina selama periode yang sama. Israel akan menduduki peringkat kedua hanya setelah Afghanistan dalam hal jumlah nominal bantuan yang diterima.
Data yang diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menunjukkan bahwa Israel menerima $63,1 miliar dalam bentuk bantuan dari Amerika Serikat antara tahun 2001 hingga 2023, dengan rata-rata sekitar $3 miliar per tahun. Sementara itu, Ukraina menduduki peringkat kelima dengan total bantuan sebesar $30,4 miliar, sebagian besar diberikan dalam dua tahun terakhir. Hingga akhir September, Afghanistan menjadi penerima bantuan terbesar dengan total $111,7 miliar dalam bantuan dari Amerika Serikat.
Selama lebih dari dua dekade, Amerika Serikat telah memberikan ratusan miliar dolar bantuan kepada sekutunya di seluruh dunia. Negara-negara lain yang menerima bantuan besar dari Amerika Serikat selama periode ini meliputi Irak sebesar $64,4 miliar, Mesir $33,6 miliar, Yordania $23,5 miliar, Pakistan dan Ethiopia masing-masing $17,5 miliar, Kenya $13,3 miliar, dan Kolombia $12,2 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?