/
Senin, 16 Oktober 2023 | 14:49 WIB
Unjuk rasa pro-Palestina. (Pexels/TIMO)

Selama lebih dari seminggu sejak serangan mendadak Hamas terhadap Israel, banyak komunitas internasional telah bersuara mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap eskalasi ketegangan.

Namun, sebagian pemerintahan telah mulai mengkritik tindakan Israel, beberapa di antaranya lebih langsung daripada yang lain.

Berikut daftar negara-negara yang telah mendesak Israel untuk menghentikan agresi ke Palestina dan beralih ke gencatan senjata, dilansir dari Aljazeera.

1. Aljazair

Kementerian Luar Negeri Aljazair menyatakan keprihatan mendalam terkait serangan Israel di Gaza, menuduh Israel melanggar hukum kemanusiaan internasional. Aljazair juga meminta intervensi internasional segera untuk melindungi rakyat Palestina dan menyebut hak-hak mereka sebagai inti dalam penyelesaian konflik tersebut.

2. Uni Afrika

Ketua Uni Afrika, Moussa Faki Mahamat, menekankan penolakan hak-hak fundamental rakyat Palestina sebagai penyebab utama ketegangan saat ini. Uni Afrika meminta kedua belah pihak untuk mengakhiri hostilitas militer dan kembali ke meja perundingan.

3. Belize

Belize mengecam ketegangan antara Hamas dan Israel dan meminta de-eskalasi segera sambil mendukung negara Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya dan menuntut hak pengembalian pengungsi Palestina ke tanah leluhur mereka.

Baca Juga: Nikita Mirzani Tetap Bangga Sama Loly Meski Lagi Berseteru: IQ-nya Tertinggi di Sekolah

4. Brasil

Menteri Luar Negeri Brasil, Mauro Luiz Iecker Vieira, menyatakan bahwa negaranya telah "dengan dukacita menerima berita bahwa pasukan Israel meminta semua warga sipil - lebih dari satu juta orang - yang tinggal di utara Gaza untuk meninggalkan wilayah tersebut dalam waktu 24 jam." Vieira, yang berbicara di New York setelah pertemuan Dewan Keamanan PBB, merujuk pada penilaian PBB bahwa pemindahan besar-besaran seperti itu bisa mengakibatkan "tingkat penderitaan yang belum pernah terjadi sebelumnya" bagi warga sipil sambil menyerukan agar kekerasan di kedua belah pihak dihentikan.

5. Kolombia

Presiden Kolombia, Gustavo Petro, menekankan perlunya Israel dan Palestina untuk duduk di meja perundingan dan bekerja menuju solusi dua negara. Dia mengambil perbandingan sejarah antara situasi di Gaza dengan tragedi masa lalu.

6. Kuba

Kuba telah mengutuk kekerasan di Israel dan Palestina, mengaitkannya dengan pelanggaran hak Palestina yang telah berlangsung lama.

7. Indonesia

Indonesia telah mendesak untuk mengakhiri kekerasan segera untuk mencegah lebih banyak korban, juga berpendapat bahwa pendudukan wilayah Palestina oleh Israel adalah akar konflik.

8. Irak

Irak juga menyebut serangan di Gaza sebagai kelanjutan dari penindasan terhadap rakyat Palestina di bawah pendudukan Israel.

9. Iran

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani, menggambarkan perlawanan Palestina sebagai reaksi alami terhadap provokasi Israel.

10. Irlandia

Taoiseach Irlandia, Leo Varadkar, telah mengutuk tindakan Israel yang memutus pasokan listrik, bahan bakar, dan air, menyebutnya sebagai pelanggaran hukum kemanusiaan internasional dan hukuman kolektif.

11. Kuwait

Kementerian Luar Negeri Kuwait telah mengungkapkan keprihatan atas eskalasi di Gaza, mendesak komunitas internasional untuk menghentikan kekerasan, melindungi rakyat Palestina, dan mengakhiri provokasi Israel. Kuwait juga memperingatkan bahwa kelanjutan kekerasan tanpa hambatan akan menghancurkan upaya perdamaian dan prospek solusi dua negara.

12. Maroko

Maroko, yang sedang menuju hubungan diplomatik penuh dengan Israel di bawah Abraham Accords, telah menyuarakan keprihatinan mendalam terkait situasi di Gaza dan meminta pengh

Load More