"Jika teori saya benar, bahwa bedak bayi yang 'dikonsumsi' untuk bunuh diri ini dari kategori BIO dan bukan kimia, maka residu bedak tersebut bisa saja 'dimakan' oleh mikroba usus, seperti katakanlah yeast Candida albicans atau bakteri dari jenis lainnya. Akibatnya, ya, tak ada jejak," jelasnya.
Fakta-fakta Satu Keluarga Tewas di Kalideres
Keempat Jenazah ditemukan di Tempat yang Berbeda
Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Haris Kurniawan, menyebut bahwa keempat jenazah ditemukan di lokasi yang berbeda.
Satu jenazah ditemukan di kamar belakang, satu jenazah di ruang tamu, dan dua jenazah lainnya ditemukan di kamar tengah.
Tidak Ditemukan Tanda-tanda Kekerasan
Berdasarkan penuturan dari Kanit Kriminal Umum Polres Jakarta Barat, AKP Avrilendy, ia menyebut bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari jenazah satu keluarga di Kalideres. Bahkan, pihaknya juga menyebut tidak ada luka pada tubuh korban.
Polisi pun mengamankan sejumlah barang bukti dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Barang bukti tersebut berupa baju korban, ponsel, buku rekening, hingga buku catatan. Adapun keempat jenazah tersebut telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi.
Hasil Forensik: Tidak Ada Penganiayaan
Baca Juga: Isran Noor Tahan Tangis, Tak Bisa Bayangkan Nasib Honorer Jika Dihapus: Bagaimana Ini Ceritanya
Fakta mencuat setelah Dokter Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati mengungkap bahwa pihaknya tidak menemukan bekas luka penganiayaan pada empat jenazah yang ditemukan di dalam rumah tersebut.
Hal tersebut berdasarkan pada hasil pemeriksaan tim dokter forensik terhadap keempat jasad tersebut.
Lebih lanjut, Kapolsek Kalideres, AKP Syafri Wasdar menyebut bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara oleh Unit Reskrim Polsek Kalideres diketahui bahwa korban merupakan pasangan suami istri, anak perempuan dan adik laki-laki dari sang suami.
Lambung dari Mayat Tidak Berisi Makanan
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce menyebut bahwa berdasarkan pemeriksaan, lambung dari mayat tersebut tidak berisi makanan. Hal tersebut dilihat dari otot-ototnya yang sudah mengecil.
Keempat jenazah yang diketahui terdiri dari Rudianto 71 tahun (suami), Margaret 58 tahun (istri), Dian 40 tahun (anak) dan Budianto 68 tahun (ipar) sudah tidak menerima nutrisi sejak tiga minggu lalu.
Tidak Tewas dalam Waktu yang Bersamaan
Diketahui, kematian keempat jenazah tersebut tidak dalam waktu yang bersamaan. Ada dari salah satu jenazah yang tewas lebih dulu berdasarkan hasil pemeriksaan. Hal tersebut dilihat dari kondisi jenazah yang sudah hampir menjadi tulang belulang.
Ada yang Sudah Meninggal sejak Mei
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengungkap temuan terbaru terkait kasus satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat. Diduga ada salah satu penghuni sudah meninggal sejak bulan Mei 2022.
Hengki mengatakan awalnya ada 5 orang datang yang hendak membeli rumah di TKP penemuan satu keluarga tewas, di Perumahan Citra Garden. Kelima orang tersebut di antaranya mediator dan pegawai koperasi simpan pinjam.
"Disekitaran depan rumah kemudian sama-sama masuk ke dalam rumah yang menjadi TKP ini. Pada saat itu diterima oleh Budiyanto," ujar Hengki di Polda Metro Jaya, Senin (21/11/2022).
Hengki berujar begitu mereka membuka gerbang tersebut langsung tercium bau busuk yang luar biasa pada 13 Mei 2022.
Mereka kemudian bertanya pada Budiyantio, pihak yang juga kini ditemukan tewas terkait bau busuk.
"Kepada pihak rumah (ditanya) kok bau seperti ini? dijawab ini bau got," kata dia.
Dalam sertifikat rumah tersebut kata Hengki, atas nama Reni Margaretha Gunawan. Petugas itu kemudian menanyakan keberadaan Reni. Pihak rumah saat itu mengatakan kalau ibunya sedang tidur.
Namun, pihak keluarga yang juga ditemukan meninggal atas nama Dian Febbyana (42) meminta pada petugas jangan nyalakan lampu dengan alasan ibunya sensitif dengan cahaya.
"Pada saat dibangunkan untuk mengecek sertifikat, dipegang-pegang agak gembur, curiga, tanpa sepengetahuan Dian, pegawai simpan pinjam ini menghidupkan flash HP-nya, begitu dilihat yang bersangkutan langsung teriak, allahuakbar! ini sudah mayat! di tanggal 13 Mei," katanya.
Berita Terkait
-
Wow! Permasalahkan Sewa Gombel Golf, Pemkot Semarang Digugat Rp90 Miliar oleh PT Dk 99 Corp
-
Safari Politik Anies Baswedan Bikin Gelisah, Kader Nasdem Tantang Politikus PDIP Lakukan Ini
-
Jaga Nilai Persatuan dan Kesatuan di Indonesia Lewat Festival Harmoni NKRI, Catat Rangkaian Acaranya
-
Prancis vs Australia di Piala Dunia 2022 Qatar: Les Blues akan Menang di Tengah Dekapan Cedera?
-
Sumber Gempa yang Harus Diwaspadai di Jakarta dan Jawa Barat, Sesar Lembang hingga Baribis
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kelangkaan Kursi Sekolah Jadi Akar Dugaan Jual Beli Bangku di SPMB 2026
-
5 Body Lotion Jumbo untuk Kulit Kering dan Mencerahkan, Hemat Dipakai Sehari-hari
-
Raja Juli Laporkan Dugaan Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Mulai Verifikasi
-
7 Tips Bikin Ruangan Dingin Tanpa AC, Solusi Anti Gerah dan Hemat Listrik
-
Gubernur Khofifah Lepas Ekspor 405 Ton Ikan Kaleng PT Pacific Harvest Indonesia: Pasar Global Bagus
-
Dino Patti Djalal Kritik RI Tak Hadir di Iran: Indonesia Takut sama Amerika?
-
Gunung Apa yang Paling Mematikan di Indonesia?
-
SPMB 2026: Dari Dugaan Gratifikasi hingga Siswa Titipan
-
3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
-
Setengah Abad Menanti Sertifikat: Perjuangan Warga Dua RW di Jaksel Mencari Kepastian Hak Tanah