Seorang emak-emak yang mengaku tim pembenci Anies Baswedan, mengungkapkan alasannya mengapa tak menyukai mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Pengakuan emak-emak yang tidak diketahui namanya itu, di posting lewat akun Twitter dengan nama pengguna @alextham878.
Perempuan berkaca mata ini awalnya menanggapi pertanyaan pendukung Anies yang bertanya tentang kebencian terhadap Anies Baswedan.
Dia berdalih, tidak menyukai Anies bukan karena mantan Menteri Pendidikan itu keturunan Arab. Juga bukan karena Anies muslim, yang merupakan mayoritas penduduk Indonesia.
"Jangan bawa politik identitas. Kita tidak membenci dia (Anies) sebagai muslim. Jangankan muslim , orang non muslim juga tidak membenci muslim kok jangan menggeneralisasi, jangan menuduh," tuturnya dikutip pada Selasa, (22/11/2022).
Blak-blakan, perempuan berhijab hijau tersebut mengaku tak seirama dan sependapat adanya anggapan bahwa Anies adalah sosok pemimpin yang cerdas.
"Oh my god, oh my no, my wow.. maaf ya, Anies itu tidak cerdas. Tapi saya juga tidak bilang dia bodoh," katanya sambil menggelengkan kepalanya.
Bicara pemimpin yang cerdas, dia sudah menjagokan sosok yang menurutnya memang layak disebut 'cerdas'.
Kemudian, dia menyebutkan sosok yang cerdas menurut versinya seperti Presiden Jokowi, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Dirut Pertamina Ahok sampai dengan PJ Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
Dia menegaskan bahwa Anies Baswedan tidak tergolong sosok pemimpin yang cerdas.
"Kalau anies cerdas jakarta nggak akan semrawut kayak gitu. Jakarta nggak akan dibenahi oleh Pak Heru. Pak Heru jauh lebih cerdas. Jadi tolong jangan katakan kita benci sama orang cerdas. Kamu salah!," ungkap emak-emak.
Berita Terkait
-
LINK LIVE STREAMING Prancis vs Australia Piala Dunia 2022, Dilengkapi Prediksi Skor!
-
Ini Analisis Badan Geologi Soal Gempa Cianjur
-
PKB Harus Sadar, Cak Imin Lebih Pantas Jadi Cawapres karena Elektabilitas Kalah Jauh dari Prabowo
-
Aktivitas Keagamaan Masih Dibatasi, Pemberian Status Otonomi Khusus pada Tibet Disebut Hanya Janji Semu Tiongkok
-
Dituding Mulai Tak Laku, Rumah Makan Milik Syahrini Direview Sadis Oleh Netizen: All You Can Eat Teraneh
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
realme C100 Series Bawa Baterai Monster 8000mAh dan AI Gemini, Siap Cetak 'Champion' Masa Depan!
-
Tantangan Adopsi Toyota Hilux Listrik Bagi Pengusaha Akibat Selisih Harga
-
Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya
-
Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 415 Personel Gabungan Disiagakan
-
BUMN Kini Tak Boleh Bisnis Semaunya Sendiri, Harus Satu Arah yang Sama
-
Possession Semu Berujung Petaka, John Herdman Evaluasi Total Pertahanan Timnas Indonesia
-
Haier H100M96GUX Dobrak Pasar High-End: QD-MiniLED, Audio KEF, dan Refresh Rate 240Hz!
-
Skema Potong Komisi Langsung Dinilai Bikin Pendapatan Ojol Lebih Transparan
-
8 Ciri-ciri Rumah yang Membawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui
-
3 Gol, 3 Poin, dan 1 Baju Dibuang: Cerita Unik Kemenangan Vietnam atas Indonesia