Belakangan ini, Presiden Jokowi tak ragu untuk melakukan 'endorse' bakal calon presiden 2024 secara implisit dan ekplisit di berbagai kesempatan.
Sikap dan cara Jokowi melakukan endorse capres untuk Pilpres 2024 mendatang ini menuai beragam tanggapan dan kritikan dari publik dan para ahli.
Salah satu kritikan dan sindiran untuk sikap Jokowi endorse capres itu sering datang dari ekonom sekaligus politikus Rizal Ramli.
Melalui akun jejaring media soisal Twitternya, Rizal Ramli menyebut Presiden Joko Widodo terkena pre-mature post power syndrome.
Dalam cuitannya itu, Rizal Ramli mulanya membandingkan hampir seluruh presideng-presiden Republik Indonesia dengan Jokowi.
Rizal Ramli menyebut bahwa para presiden RI sebelumnya tak pernah gopoh endorse ataupun mencari pengganti mereka, sesaat sebelum lengser.
"Pak Harto turun, gak ribut menyiapkan penggantinya. Pak Habibie turun juga santai saja. Gus Dur turun tak menyiapkan pengganti bahkan jalan2 keluar negeri. Mbak Mega turun santai aja. Sby turun juga tak gopoh2 capresnya," tulis @RamliRizal dikutip Suara Manado pada Rabu (30/11/2022).
Selanjutnya, dia secara tersirat menuliskan bahwa Jokowi berbeda dengan presiden lainnya.
"Ini kok Jokowi pre-mature Post Power Syndrome," lanjutnya menambahkan.
Baca Juga: Ibu Hamil Sering Sembelit, Ternyata Ini Penyebabnya
Soal 'Rambut Putih', Rizal Ramli Tuduh Jokowi Sedang Siapkan Boneka Oligarki
Sebelumnya, Rizal Ramli menuduh Presiden Joko Widodo sedang menyiapkan boneka oligarki baru melalui pernyataan kontroversialnya tentang pemimpin berambut putih yang ideal untuk mempimpin Indonesia.
Seperti dilaporkan oleh Warta Ekonomi pada Rabu (30/11), Rizal Ramli menduga pernyataan Presiden Jokowi yang disampaikan pada akhir pekan lalu itu didasari oleh agenda untuk melindungi kepentingan kelompoknya sendiri.
“Mas Jokowi belajar jujur deh. Situ kan lagi menyiapkan boneka oligarki baru, untuk melindungi kepentingan kroni-kroni situ kan? Rakyat kan cuma slogan untuk tameng oligarki,” ujar Rizal Ramli.
Sebelumnya, dalam acara Nusantara Bersatu di Stadion GBK, Jakarta, Sabtu (26/11), Jokowi menyampaikan pesan kepada rakyat Indonesia menjelang pemilihan presiden 2024 dan mengatakan bahwa sosok yang memikirkan rakyat dapat dilihat dari penampilan fisiknya, seperti memiliki rambut putih dan banyak kerutan di wajah.
"Kelihatan banyak kerutan di wajahnya karena mikirin rakyat, ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua. Jadi, pemimpin yang mikirin rakyat itu keliatan dari penampilannya," tuturnya.
Berita Terkait
-
Rizal Ramli Sebut Kebiasaan Jokowi Mulai Terbaca oleh Publik
-
Rocky Gerung Sebut Masyarakat Bakal Ingat Proyek Gagal dan Buzzer Berkembang Biak di Era Jokowi
-
Gerindra: Banyak yang Ngomong Pak Jokowi Semakin Kode Keras Meng-Endorse Prabowo
-
Jokowi Blak-blakan Ungkit Uban dan Kerutan Wajah Langsung Bikin Prabowo Girang, Siap Duet dengan Ganjar?
-
Aura Pengantin Disebut Sudah Keluar, Penampilan Kaesang dan Erina Ziarah Makam Pura Mangkunegaran Bikin Pangling
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat