Isi ceramah Ustad Adi Hidayat (UAH) yang menyentil soal Anies Baswedan menjadi sorotan publik. Dalam ceramah itu, UAH mengatakan bahwa orang yang tidak suka dengan Anies, bisa jadi adalah JIN.
Awalnya, UAH menerangkan soal Jin dan Al Ins. Ia mengatakan bahwa jika ins itu terlihat, namun jin adalah lawannya yaitu tersembunyi.
“Jadi kalo ins itu tampak, Jin itu tersembunyi, lawannya. Jadi kalau jin diciptakan memang tersembunyi dan tidak tampak,” Kata UAH dalam ceramahnya dikutip dari kanal youtube SEWORD TV pada Rabu (21/12/22).
Menurutnya, apabila ada jin yang berani menampakkan dirinya, hal itu menjadi pertanda bahwa jin sedang memiliki masalah. Dalam momen itu, UAH juga seakan-akan menyenggol soal kerja nyata Anies.
“Jikalau ada jin melakukan penampakan, nah itu jin sedang punya masalah. Dan beliau membuktikan, tak pernah sembunyi-sembunyi, semua tampak. Anggaran tampak dibuka, program tampak dibuka,” ujarnya.
Hal ini ia bandingkan dengan manusia. UAH menyebut jika ada manusia yang kasar, berarti manusia tersebut sedang ada masalah dalam hidupnya, mengingat manusia adalah lembut.
“Kalo ins itu lembut, maka jin itu kasar. Karena itu tidak pernah ada orang kemasukan jin jadi lembut. Termasuk manusia itu pasti lembut, jikalau ada manusia yang kasar itu pasti ada masalah dalam hidupnya,” katanya.
Tak cukup sampai disitu, rupanya kajian UAH kali ini ia kaitkan dengan Anies Baswedan. UAH menyentil orang-orang yang dianggap tidak suka dengan Anies.
“Jikalau ada yang punya masalah dengan ins itu pasti jin. Dan jika ada orang yang tidak suka dengan pak Anies, itu boleh jadi.... saya tidak katakan itu,” ungkapnya.
Baca Juga: Duh! Loyalis Anies Ngotot Sebut SBY Menteri Pecatan Megawati, Anak Buah Prabowo: Awas Demokrat Marah
Meskipun UAH tak menyebut secara langsung kata “JIN”, namun kalimat pernyataannya itu membuat pakar mantan, Alifurrahman gatal untuk mengomentarinya.
“Ini campur aduk dan konyol sekali penjelasannya, Anies dalam bahasa arab itu artinya memang ramah, tapi asal katanya ‘ins’ yang disebutkan UAH itu tidak ada kaitannya sama sekali dengan ayat Al Quran yang berarti insa. Karena insa dalam ayat Al Quran itu artinya manusia bukan ramah,” Kata Alifurrahman.
Alifurrahman menegaskan bahwa apa yang sudah dijelaskan UAH itu menurutnya sudah tidak nyambung sama sekali.
“Nah yang menjadi penjelasan UAH ini nggak nyambung sama sekali. Entah itu soal jinnya, nasnya, manusianya, dan Aniesnya sendiri,” ujarnya.
“Jadi kalo kemudian hanya demi membela kepentingan Anies, hanya demi membela karier politik Anies Baswedan, 1 orang manusia di bumi, menggunakan ayat-ayat suci Al Quran ini FATAL sekali!,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Jam Terbaik Belanja di Pasar Cinde: Cara Dapat Barang Antik Murah yang Jarang Diketahui
-
Bukan Cuma Debu, Ini 7 Pembunuh Senyap Warna Bodi Motor Jadi Tak Estetik
-
Kasus Lansia Tewas Dihajar di Pekanbaru: Pencurian Jadi Pembunuhan Berencana
-
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju
-
Kembali Pacaran dengan Ari Lasso, Dearly Djoshua Semprot Haters dan Beri Ultimatum Pelakor
-
Dari Smart School hingga Beasiswa, Strategi Pemprov Sulsel Wujudkan Pendidikan Merata
-
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan
-
Daftar Harga HP Samsung Terbaru 2026: Pilihan Flagship hingga Entry-Level
-
Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data
-
Sekjen PBNU: Muktamar NU Digelar Agustus 2026