Loyalis Anies Baswedan garis keras, Musni Umar mendadak dibully warganet habis-habisan karena tulisannya yang typo (salah ketik). Mantan Rektor Ibnu Chaldun ini typo saat mengunggah cuitan di akun Twitternya.
Musni Umar babak belur dibully netizen lantaran typonya dinilai kelewatan.
Awalnya, dia mengunggah cuitan yang membahas soal perang survei berkaitan dengan elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta, sebagai bakal calon presiden dari Partai NasDem.
Pasalnya, lembaga survei kerap memberikan hasil yang tidak konsisten.
"Perang survei. Ada lembaga survei sebut Nasdem nyungsep (tersungkur) pasca capreskan Anies. Ada pula yang sebut Nasdem melejit pasca Capreskan Anies. Anies tertinggi elektabilitasnya," katanya dalam Twitter miliknya @musniumar dikutip pada Kamis, (1/12/2022).
Secara umum, Musni Umar ingin mengatakan soal fenomena sosial masyarakat lewat kunjungan-kunjungan Anies ke beberapa daerah. Dia mengatakan bahwa, kunjungan Anies ke daerah selalu disambut antusias oleh masyarakat.
Bahkan, kata dia, massa menunggu serta menjemput Anies sejak menginjakan kakinya di wilayah yang didatangi.
Namun, penulisan 'jemput Anies' ternyata salah ketik atau typo menjadi 'jem**t Anies'. Dalam bahasa Indonesia adalah rambut kemaluan.
"Lautan manusia jemb** Anies di setiap daerah, mustahil tidak beri efek elektabilitas," tuturnya.
Baca Juga: Ini Deretan Nama dari Koalisi Indonesia Bersatu yang Akan Diusung Dalam Pilpres 2024
Unggahan Musni Umar langsung dibanjiri komentar dari warganet.
"Pantesan dipecat jadi rektor lalu dibully sama pendukungnya Anies sendiri,lahh tulisan nya saja kaya orang yang nggak pernah sekolah," kata neter.
"Santai mus ojo kesusu. Entar dipecat lagi loh sama Anies karena bawa-bawa jem**tnya," tutur warganet.
"Ih jorok sebut jem*** ......, Jika orang pikirannya kotor tulisannya akan mencerminkan itu," cuit publik.
"Bener kan ini yang palsu, sebenarnya dia ngehina Anies jem***. Mus sebenarnya lu nyamar jadi kadrun ya? Terang-terangan lu ngehina Anis," jelas netizen.
Berita Terkait
-
Yakin Anies Baswedan Bakal Hadiri Reuni 212, Habib Syakur: Itu Gerakan Politik Kekuasaan!
-
Anies Dinilai Mampu Raup Suara di Sumbar, Punya Kriteria Pemimpin yang Disukai Masyarakat
-
Safari Politik Anies Baswedan di Daerah Dijegal via Perizinan, NasDem: Bupatinya Mendadak Dapat Tekanan!
-
Perindo Sambut Wagub NTB Sitti Rohmi Djalilah Dengan Karpet Merah Bila Bergabung
-
Panitia Tak Undang Anies ke Reuni 212 Gegara Sudah Jadi Capres Nasdem?
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya